Menunggak Bayar Karena Covid-19, DPRD Sumbar: PLN Jangan Putus Listrik Masyarakat 


Senin, 01 Juni 2020 - 13:10:16 WIB
Menunggak Bayar Karena Covid-19, DPRD Sumbar: PLN Jangan Putus Listrik Masyarakat  Arkadius Dt Intan Bano

HARIANHALUAN.COM - Ketua Komisi II DPRD Sumbar yang membidangi perekonomian, Arkadius Dt Intan Bano berharap, PLN Wilayah Sumatera Barat tidak mengambil kebijakan pemutusan listrik terhadap pelanggan yang ekonominya terdampak karena Covid-19.

Arkadius mengatakan, pelanggan memang punya kewajiban membayar biaya listrik, sementara PLN punya kewajiban meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat. Namun demikian, jelasnya, saat ini banyak masyarakat yang terdampak ekonominya karena Covid-19, sehingga mereka kesulitan melakukan pembayaran.

"PLN turun melaksanakan penertiban memang tugas mereka. Tapi hendaknya petugas PLN turun untuk mengingatkan pelanggan agar menyegerakan pembayaran, bagi yang belum bisa bayar jangan dipaksakan dan jangan sampai diputus, terutama mereka yang daya listriknya 450 VA dan 900 VA," ujar Arkadius, Senin (1/6).

Politisi Demokrat ini mengutarakan, PLN memang harus memberi edukasi agar pelanggan menyegerakan pembayaran, terutama mereka yang masuk kalangan mampu. Tapi untuk kalangan kurang mampu, serta terpapar ekonominya karena Covid-19, menurut Arkadius, PLN Wilayah Sumbar harus memberi solusi untuk persoalan ini. 

"Solusinya bisa bermacam, apakah dalam tatanan pemutihan pembayaran, penangguhan pembayaran, atau pencicilan. Yang jelas, sekali lagi kita berharap PLN tidak melaksanakan pemutusan instalasi untuk mereka yang tidak bisa melakukan pembayaran karena ekonominya terdampak," tegasnya.

Lebih lanjut, bagi kalangan mampu, ia  mengimbau untuk tidak menunda pembayaran tagihan yang dimiliki, sehingga tugas PLN meningkatkan pelayanan di tengah masyarakat juga bisa terbantu.

Sebelumnya, PLN terus gencar menekankan pentingnya membayar listrik tepat waktu dan menurunkan tim untuk melakukan penertiban pelanggan yang menunggak sebagaimana terlihat dalam pelepasan petugas PLN untuk menekan piutang pada Sabtu (30/05) di PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Indarung. Turut hadir dalam kesempatan tersebut GM PLN UIW Sumbar beserta Manajemen, Manager UP3 Padang, Manager ULP Indarung dan seluruh petugas biller Indarung.

GM PLN UIW Sumbar Bambang Dwiyanto mengatakan, PLN sangat mengharapkan pengertian dan kesadaran pelanggan untuk bayar listrik tepat waktu, karena hal tersebut berpengaruh pada kenyamanan pelanggan dalam menggunakan Listrik. 

Ia menuturkan, metode pembayaran tagihan listrik dan pembelian token prabayar juga dapat melalui berbagai cara, mulai dari aplikasi ojek online, aplikasi belanja online, berbagai aplikasi fintech, mobile banking, internet banking, dan sms banking sehingga pelanggan tidak perlu repot keluar rumah atau ke kantor PLN. (*)

Reporter : Leni Marlina /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 30 Mei 2020 - 18:59:27 WIB

    Pelanggan Menunggak Listrik Siap-siap! PLN Kembali Turunkan Tim Penertiban Pembayaran Rekening

    Pelanggan Menunggak Listrik Siap-siap! PLN Kembali Turunkan Tim Penertiban Pembayaran Rekening HARIANHALUAN.COM - PLN terus gencar menekankan pentingnya membayar listrik tepat waktu dan menurunkan tim untuk melakukan penertiban pelanggan yang menunggak sebagaimana terlihat dalam pelepasan petugas PLN untuk menekan piut.
  • Rabu, 31 Juli 2019 - 16:37:00 WIB

    Menunggak, PDAM Pasaman Putuskan 2.000 Sambungan

    Menunggak, PDAM Pasaman Putuskan 2.000 Sambungan PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Kabupaten Pasaman, memutus ribuan sambungan pelanggan air bersih akibat menunggak pembayaran tagihan air di perusahaan milik Pemda Kabupaten Pasaman .
  • Rabu, 25 Mei 2016 - 16:21:03 WIB

    216 Kendaraan Dinas di Sawahlunto Menunggak Pajak

    216 Kendaraan Dinas di Sawahlunto Menunggak Pajak SAWAHLUNTO, HALUAN -- Kepala Samsat Sawahlunto Hendi Yulfian kepada Haluan, baru-baru ini menuturkan, setidaknya ada 216 kendaraan plat merah milik pemerintah setempat yang menunggak pajaknya. .
  • Senin, 09 November 2015 - 18:29:13 WIB

    Prolegda 2015 Terancam Menunggak

    DPRD PASAMAN “JALAN-JALAN”

    PASAMAN, HALUAN — Kinerja DPRD Kabupaten Pasaman disorot di peng­hujung tahun. Pasalnya, DPRD Pasaman menyisakan dua Rancangan Peraturan Daerah (R.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]