Dibangun dengan Dana Rp1,8 M, Pasar Nagari Muaro Sakai Tak Terpakai dan Dipenuhi Kotoran Sapi


Senin, 01 Juni 2020 - 21:01:41 WIB
Dibangun dengan Dana Rp1,8 M, Pasar Nagari Muaro Sakai Tak Terpakai dan Dipenuhi Kotoran Sapi Pasar Induk Nagari Muaro Sakai, yang terletak di Nagari Tluk Amplu baru saja diresmikan tahun 2019 lalu oleh Bupati Pesisir Selatan, kini kondisinya dipenuhi semak dan kotoran sapi.

HARIANHALUAN.COM - Pasar Nagari Muaro Sakai di Kenagarian Tluk Amplu, Kecamatan Pancung Soal, yang dibangun dengan biaya APBN tahun 2018/2019 dengan pagu anggaran Rp1,8 miliar tak berfungsi.

Pantauan harianhalua.com ke lokasi pasar nagari di Nagari Tluk Amplu, Minggu (31/5/2020) terlihat disekililing bangunan sudah di tumbuhi semak belukar, pondok-pondok banyak yang rubuh, bahkan rolling door pintu toko pun hampir sama. 

Mirisnya lagi, pasar yang hanya ditempati kurang lebih hanya 4 kali hari pasar saja, juga sudah jadi kandang sapi. Hal ini terlihat dari banyaknya kotoran sapi yang berserakan di sekitar pasar ini.

Salah seorang warga Nagari Tluk Amplu, Tasril mengungkapkan, pasar yang begitu megah, setara dengan pasar moderen dan ditambah dengan biaya yang cukup besar, ternyata hanya eforia sesaat. "Mirisnya lagi, beredar informasi tingginya permainan para pemangku kepentingan mengambil keuntungan kepada para calon pedagang," terangnya.

Sebagai anak nagari, sebut Tasril, mereka juga merasa berhak menanyakan perihal pasar yang sudah tidak dipakai ini. "Kita lihat sudah banyak ditumbuhi kayu besar," ungkap Tasril

Atas nama anak nagari, lanjutnya, pihaknya meminta agar Dinas Pasar dan Perdagangan Pessel ataupun Bupati Hendrajoni untuk bisa melakukan sidak ataupun mempertanyakan persoalan pasar nagari ini. "Kami tahu, mulai dari peletakan batu pertama, sampai peresmian pasar ini dihadiri oleh bupati," tambah Tasril lagi.

Salah seorang pedagang asongan, yang tidak mau namanya disebutkan juga mengeluhkan hal yang sama. Ia mengeluhkan harga kios yang cukup tinggi. Bahkan, lapak-lapak yang hanya dimodali reng ukuran 1x1 meter dikenakan biaya Rp350 ribu hingga Rp750 ribu.

"Kami sebagai pedagang kecil, modal dan pendapatan kecil tentunya tidak sanggup untuk membayarnya. Ditambah lagi, tidak rutin dan tidak semua pedagang dari pasar semula Muarasakai pindah ke lokasi pasar Nagari Muaraosakai yang baru. Tentunya, tambah tidak jual belilah kami," imbuhnya lirih.

Kendati demikian, anak nagari meminta agar ada titik terang dan duduk persoalan mengenai pasar ini. 

Hinggaberita ini diturunkan, harianhaluan.com sudah berusaha menghubungi Wali Nagari Tluk Amplu. Namun  Hp-nya tidak aktif. Bahkan, ditanya via whattsapp sampai berita ini diturunkan masih tidak ada jawaban sama sekali. (*)

Reporter : Hariyanto/Heldi Satria /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 29 Januari 2020 - 15:05:25 WIB

    Baru Selesai Dibangun, Bendungan Surau Balimbiang Rusak

    Baru Selesai Dibangun, Bendungan Surau Balimbiang Rusak PADANGPARIAMAN, HARIANHALUAN.COM - Bendungan Surau Balimbiang, Korong Kp Koto, Nagari Koto Tinggi Kuranji Hilir Kabupaten Padang Pariaman yang baru selesai dibangun, rusak..
  • Selasa, 22 Oktober 2019 - 20:42:52 WIB

    Musnah Terbakar 2014, Balai Adat KAN Koto Panjang Dibangun Kembali

    Musnah Terbakar 2014, Balai Adat KAN Koto Panjang Dibangun Kembali PAYAKUMBUH,HARIANHALUAN.COM-Sempat mengalami musibah kebakaran pada 2014 lalu, Balai Adat Kerapatan Adat Nagari (KAN) Koto Panjang di Kecamatan Lamposi Tigo Nagari, akhirnya dibangun kembali. Peletakan batu pertama dilakukan .
  • Jumat, 04 Oktober 2019 - 12:41:23 WIB

    Jembatan Surau Batu Dibangun dengan DAU 2019

    Jembatan Surau Batu Dibangun dengan DAU 2019 PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM - Jembatan Surau Batu di Korong Kalampaian Hulu, Nagari Koto Tinggi Kuranji Hilir Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman dibangun permanen dengan dana DAU tahun 2019. Kini kemajuan pekerjaan.
  • Kamis, 11 Juli 2019 - 17:52:14 WIB

    Nagari Tuo Pariangan Mulai Dibangun

    TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM - Masyarakat Nagari Tuo Pariangan menghibahkan tanahnya untuk merevitalisasi objek wisata desa terindah dunia. Pemerintah daerah mengapresiasi masyarakat yang bersedia menghibahkan tanahnya untuk.
  • Rabu, 15 Mei 2019 - 14:33:56 WIB

    Tali Bandar Dibangun di Nagari Gunung Bungkuk

    Tali Bandar Dibangun di Nagari Gunung Bungkuk PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Dalam upaya peningkatan hasil produksi padi sebagai sumber perekonomian masyarakat di Nagari Gunung Bungkuk Kecamatan IV Jurai Pessel, saat tengah dibangun saluran irigasi tresier (tali bandar) sepa.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]