Akhirnya, Pekerja Terkena Covid-19 Dapat Jaminan Kecelakaan Kerja


Selasa, 02 Juni 2020 - 07:28:56 WIB
Akhirnya, Pekerja Terkena Covid-19 Dapat Jaminan Kecelakaan Kerja Tepuk Tangan Menggema di Inggris Bagi Tenaga Medis yang Lawan Corona. (AP/Frank Franklin II)

HARIANHALUAN.COM -- Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor M/8/HK.04/V/2020 tentang Perlindungan Pekerja/Buruh Dalam Program Jaminan Kecelakaan Kerja Pada Kasus Penyakit Akibat Kerja Karena Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

SE tertanggal 28 Mei 2020 ini ditujukan kepada Para Gubernur Se-Indonesia dengan mempertimbangkan banyaknya kasus pekerja/buruh yang terinfeksi Covid-19, dan beberapa di antaranya meninggal dunia.

SE ini didasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 7 Tahun 2019 tentang Penyakit Akibat Kerja, Covid-19 dapat dikategorikan sebagai Penyakit Akibat Kerja (PAK) dalam klasifikasi penyakit yang disebabkan pajanan faktor yang timbul dari aktivitas pekerjaan, yaitu kelompok faktor pajanan biologi.

"Untuk itu pekerja/buruh dan/atau tenaga kerja yang mengalami Penyakit Akibat Kerja (PAK) karena Covid-19 berhak atas manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Ida dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (2/6/2020).

Ia menjelaskan pekerja/buruh yang dapat dikategorikan memiliki risiko khusus/spesifik yang dapat mengakibatkan PAK karena Covid-19 yaitu:

(1) tenaga medis dan tenaga kesehatan, yang meliputi tenaga kerja medis dan tenaga kerja kesehatan yang bertugas merawat/mengobati pasien di rumah sakit, fasilitas kesehatan, dan/atau tempat lain yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai tempat untuk merawat/mengobati pasien terinfeksi Covid-19;

"Tenaga medis dan tenaga kesehatan tersebut yaitu dokter, dokter gigi, dokter spesialis dan dokter gigi spesialis, tenaga keperawatan, kebidanan, tenaga teknik biomedika serti ahli teknologi laboratorium medik, tenaga kefarmasian seperti apoteker dan tenaga teknis kefarmasian, dan tenaga kesehatan masyarakat seperti epidemiolog kesehatan," kata Ibu Ida.

(2) tenaga pendukung/supporting kesehatan pada rumah sakit, fasilitas kesehatan, dan/atau tempat lain yang ditetapkan untuk menangani pasien terinfeksi Covid19. Mereka di antaranya cleaning service, pekerja laundry, dan lainnya; dan (3) tim relawan yang bertugas menanggulangi pandemi Covid-19.

Dalam SE ini meminta kepada Para Gubernur untuk memastikan setiap pemberi kerja (perusahaan/instansi/lembaga/organisasi) pada pekerjaan yang berisiko terkena Covid-19 melakukan upaya pencegahan seoptimal mungkin dan memaksimalkan Posko K3 Covid -19 agar tidak terjadi kasus PAK karena Covid-19 sesuai regulasi dan standar K3, serta protokol kesehatan terkait pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Selain itu, SE ini juga meminta perusahaan yang mempekerjakan pekerja/buruh pada pekerjaan dengan risiko khusus/spesifik tersebut agar mendaftarkan pekerja/buruh tersebut ke dalam program jaminan sosial pada BPJS ketenagakerjaan dan memastikan pekerja/buruh mendapatkan manfaat JKK.

"Pemberi kerja yang belum mengikutsertakan pekerja/buruh dalam program JKK pada BPJS Ketenagakerjaan, maka bila pekerja/buruh mengalami PAK karena Covid-19, pemberi kerja memberikan hak manfaat program JKK sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," katanya. (*)

 Sumber : CNBC Indonesia /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 12 Juni 2020 - 18:37:47 WIB

    Akhirnya, Biang Kerok Tagihan Listrik Mahal Terungkap

    Akhirnya, Biang Kerok Tagihan Listrik Mahal Terungkap HARIANHALUAN.COM - Belakangan ini pelanggan PLN menyoroti tagihan listrik tiba-tiba bengkak. Menteri BUMN Erick Thohir pun buka-bukaan mengenai penyebab tagihan listrik bengkak..
  • Senin, 03 Februari 2020 - 10:36:16 WIB

    Akhirnya, Satu Tersangka Ditetapkan KLHK Atas Perdagangan Orang Utan

    Akhirnya, Satu Tersangka Ditetapkan KLHK Atas Perdagangan Orang Utan JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera, Seksi Wilayah I menetapkan IG (38) sebagai tersangka kasus perdagangan orang utan yang sebelumnya melarikan diri, 31Januari 2020 lalu. IG adalah pemilik 2 ekor .
  • Selasa, 17 Desember 2019 - 14:38:36 WIB

    Akhirnya, IP Klarifikasi Chat Istri Soal 'Tembak Mati'

    Akhirnya, IP Klarifikasi Chat Istri Soal 'Tembak Mati' PADANG, HARIANHALUAN.COM - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno akhirnya buka suara soal heboh chat istrinya, Nevi Zuariana, yang bicara 'kalau ada yang tembak mati Andre'. Irwan menegaskan chat itu hanya perumpama.
  • Senin, 22 Juli 2019 - 10:12:52 WIB

    Akhirnya, Turini Bisa Pulang ke Kampung Halamannya Hari Ini

    Akhirnya, Turini Bisa Pulang ke Kampung Halamannya Hari Ini JAKARTA, HARIANHALUAN.COM—Setelah berhasil ditemukan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh, Turini akhinya bisa pulang ke tanah air hari ini, Senin (22/7). Turini bisa bernafas lega dan kembali menghirup udar.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]