MUI Sumbar Munculkan Istilah Islamic Life Style Pengganti New Normal


Selasa, 02 Juni 2020 - 18:24:30 WIB
MUI Sumbar Munculkan Istilah Islamic Life Style Pengganti New Normal ilustrasi new normal

HARIANHALUAN.COM - Ketua MUI Sumbar, Buya Gusrizal Gazahar memunculkan istilah islamic life style (Gaya hidup islami) sebagai pengganti istilah New Normal. Lebih baik menggunakan istilah gaya hidup islami ketimbang istilah new normal (normal baru) yang relatif kabur. Apalagi kalau itu hanya sekedar pakai masker, sering cuci tangan, jaga jarak atau #Dirumahaja, jika tidak ada keperluan mendesak. 

"Gaya hidup islami seperti ini sudah ada sejak 15 abad yang lalu," ungkapBuya Gusrizal Gazahar kepada Haluan, Selasa (2/6/2020).

Lebih lanjut, dia menyebutkan ada 11 bentuk gaya hidup islami yang sejalan dengan penerapan istilah new normal. Pertama, anjuran untuk menjaga wudhu yang artinya setiap lepas wudhu,setiap itu juga kembali mencuci tangan. Kedua, jaga jarak yang juga jaga pandangan untuk melihat hal-hal yang tidak diperbolehkan oleh agama.

Ketiga, setiap keluar rumah disunnahkan membaca do'a dan berdzikir mengingat Allah selama dalam perjalanan. Keempat, peduli kepada sesama sebagai perwujudan ukhuwah. Kelima, soal masker bahkan kaum perempuan sudah sejak dulu dianjurkan memakai cadar, kaum lelaki memakai sorban yang bisa digunakan sebagai penutup mulut atau hidung saat sedang batuk atau bersin.

Keenam, memakan makanan yang halal dan bergizi supaya imunitas meningkat lahir dan bathin. Ketujuh, berprilaku adil dan ihsan dalam segalasisi kehidupan sebagai perwujudan keimanan dan kesungguhan dalam berharap surga Allah SWT. Kedelapan, menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan untuk meraih kecintaan Allah.

Kesembilan, meninggalkan segala bentuk kemaksiatankarenamenjadi penyebab datangnya bala termasuk wabah. Kesepuluh, belas kasih terhadap dhuafa dalam kehidupan dengan keberpihakan yang nyata serta berhenti dari menyokong kekuasaan materi melaluikebijakan yang tidak adil.

Kesebelas, meneguhkan keimanan tauhid denan menolak seluruh faham yang menjauhkan umat dari ajaran islam sepertisekularisme, liberalisme, pluralisme, komunisme, syi'ah dan sebaginya. (*)

Reporter : Yessy Swita /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]