Dikabarkan Meninggal, Mamah Dedeh Tertawa dan Petik Hikmah


Rabu, 03 Juni 2020 - 07:18:45 WIB
Dikabarkan Meninggal, Mamah Dedeh Tertawa dan Petik Hikmah Mamah Dedeh

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Beberapa hari lalu, beredar kabar pendakwah Mamah Dedeh meninggal dunia pada 26 Mei 2020 di Rumah Sakit Eka Hospital Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten. 

Kabar itu beredar di berbagai WhatsApp grup. Namun, keluarga Mamah Dedeh dengan tegas membantah kabar tersebut.

Baca Juga : 30% Orang Tua di DKI Jakarta Izinkan Anak Ikut Sekolah Tatap Muka: PJJ tidak Efektif

Anak sekaligus manager Mamah Dedeh, Nazmia, menyebut kabar itu tidak benar alias hoaks. Nazmia mengatakan, kondisi ibundanya saat ini dalam keadaan sehat. 

"Iya itu hoaks. Alhamdulillah Mamah sehat," ujar Nazmia saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (27/5/2020). 

Baca Juga : Kemenkes Tetap Pakai Vaksin AstraZeneca Meski Diterpa Isu Penggumpalan Darah

Berikut reaksi Mamah Dedeh:   

1. Menertawakan 

Baca Juga : DPR Minta Pemerintah Desak Sinovac Segera Urus EUL dari WHO

Sebenarnya bukan kali ini saja Mamah Dedeh diisukan meninggal dunia, melainkam sudah empat kali. Kabar keempat itulah yang akhirnya membuat banyak orang menelepon Mamah Dedeh, hingga akhirnya Mamah Dedeh harus memberi klarifikasi.

"Tapi ternyata, begitu yang keempat, luar biasa dahsyat. Jadi begitu mereka dengar kabar Mamah meninggal, seluruh dunia menelepon ke Mia, ke si Fitra, ke Mamah," ucap Mamah Dedeh. 

Baca Juga : Hari Ini, 2 Penyuap Eks Mensos Juliari Batubara Hadapi Sidang Tuntutan

Ketika mengangkat telepon dari rekan-rekannya itu, Mamah Dedeh tengah mengerjakan aktivitas sebagai ibu rumah tangga. "(Begitu angkat telepon) Eh alhamdulillah, (Mamah Dedeh) lagi goreng tempe," kata Mamah Dedeh sambil tertawa. 

2. Petik hikmah 

Di sisi lain, Mamah Dedeh berusaha mengambil hikmah dari kabar bohong yang berawal dari pesan berantai WhatsApp tersebut. Ia merasa semakin banyak yang mendoakannya. 

"Mamah ambil hikmahnya, dengan begitu banyak orang yang telepon pada saat itu, banyak sekali yang mendoakan, mudah-mudahan Mamah diberikan umur panjang," ucapnya. 

3. Ustaz menangis 

Sementara itu, Mamah Dedeh mengaku mendapatkan telepon masuk dari beberapa ustaz usai dikabarkan meninggal dunia. Para ustaz tersebut menelepon sambil menangis. 

"Banyak telepon, banyak yang WhatsApp, bahkan ada yang langsung datang. Mamah ambil contoh, masya Allah, Ustadz Zufki, Ustadz Pantun, Yusuf Mansur, kemudian Habsyi, itu mereka pada telepon, pada nangis, 'Ya Allah, Mamah'," kata Mamah sambil tertawa. 

Dengan begitu, Mamah dapat mengetahui bahwa banyak di sekitarnya yang sangat menyayangi usai diisukan meninggal dunia empat kali. Mamah Dedeh juga berharap agar doa-doa yang mengalir ke dalam dirinya bisa dikabulkan oleh Tuhan. 
"Tapi Mamah berpikir, semoga sisa umur yang Mamah tidak tahu sampai kapan ini, mudah-mudahan lebih bermanfaat dan lebih baik," ujar Mamah Dedeh.(*)
 

Editor : Rahma Nurjana | Sumber : kompas.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]