Siap-siap Slip Gaji Tak Utuh, Dipotong untuk Apa Saja?


Rabu, 03 Juni 2020 - 11:37:45 WIB
Siap-siap Slip Gaji Tak Utuh, Dipotong untuk Apa Saja? Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Baru-baru ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera. Dengan terbitnya peraturan ini, maka Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bisa beroperasi secepatnya.

BP Tapera disiapkan untuk membiayai rumah subsidi bagi aparatur sipil negara (pegawai negeri sipil/PNS) dengan memotong gaji dan dimasukkan ke dalam iuran rumah subsidi tersebut. Berdasarkan Pasal 7 PP 25/2020 ini, BP Tapera tidak hanya mengelola dana PNS saja, melainkan bisa diakses oleh seluruh perusahaan yang ada di Indonesia.

Selain dipotong untuk iuran rumah, selama ini gaji kita dipotong untuk apa saja ya?

detikcom mencoba merangkum beberapa potongan yang biasanya sering dikenakan dalam perhitungan gaji karyawan atau pegawai setiap bulannya, sebagai berikut:

1. Pajak Penghasilan (PPh 21)

Pajak penghasilan (PPh 21) dikenakan kepada karyawan langsung atau pihak perusahaan dengan penghasilan yang diterima selama satu tahun. Namun, berdasarkan aturan PTKP 2016, PPh21 ini dikenakan kepada karyawan dengan gaji di atas Rp 54 juta per tahun atau Rp 4,5 juta per bulan. Jadi untuk gaji di bawah itu, tidak akan dipotong.

Pemotongan PPh 21 dilakukan langsung dari gaji dan dibayar setiap tahun sekali, biasanya pada awal tahun. Bagi karyawan yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), tarif PPh 21 yang dikenakan sebesar 5% untuk wajib pajak (WP) yang memiliki penghasilan tahunan hingga Rp 50 juta. Sementara penghasilan Rp 50 juta-Rp 250 juta dikenakan tarif 15%.

WP dengan penghasilan Rp 250 juta-Rp 500 juta dikenakan tarif 25% dan penghasilan lebih dari Rp500 juta setahun dikenakan tarif 30%. Sementara bagi WP yang tak memiliki NPWP akan dikenakan tarif 20% lebih tinggi dibanding mereka yang memiliki NPWP.

2. BPJS Kesehatan

Sejak 2015, pemerintah mewajibkan seluruh perusahaan di Indonesia untuk mendaftarkan para karyawannya sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Perusahaan yang akan membayarkan iuran BPJS dengan langsung memotong gaji bulanan. Jumlah iurannya adalah 5% dari gaji per bulan, yang mana 4% dibayar oleh perusahaan dan 1% dibayar oleh karyawan. Penghitungan ini telah didasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2013 tentang Jaminan kesehatan. Sebagai contoh, karyawan menerima gaji sebesar Rp 3.000.000, maka ia harus membayar iuran BPJS sebesar Rp 30.000.

3. Jaminan Pensiun

Potongan jaminan pensiun pada slip gaji bisa juga disebut dengan BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK), yang akan membantu Anda untuk menyiapkan dana pensiun sejak dini. Besar potongannya adalah 3%, yang mana perusahaan akan menanggung 2% bagiannya dan 1% sisanya dibayar oleh karyawan. Nantinya Jaminan Pensiun diterima setiap bulan oleh karyawan yang sudah memasuki usia pensiun dan memenuhi syarat.

4. Jaminan Hari Tua

Selain Jaminan Pensiun, ada juga yang namanya Jaminan Hari Tua (JHT). JHT merupakan tabungan dari pendapatan selama Anda aktif bekerja yang sebagian disisihkan sebagai bekal memasuki hari tua. Sedangkan, Jaminan Pensiun adalah pendapatan bulanan untuk memastikan dasar yang layak bagi Anda ketika memasuki hari tua sesuai besaran pendapatan Anda.

Jika Jaminan Pensiun memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi karyawan ketika nanti memasuki usia pensiun, Jaminan Hari Tua merupakan tabungan yang dapat diambil sekaligus saat kondisi karyawan sudah memenuhi ketentuan pencairan JHT, yaitu: memasuki usia pensiun, meninggal dunia, atau cacat tetap. Jumlah iuran JHT per bulannya adalah 5,7%, yang mana 3,7% dibayar oleh perusahaan dan 2% dibayar oleh karyawan.

5. Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian

Potongan lainnya yang biasanya ada dalam slip gaji Anda adalah potongan program jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM) oleh BPJS Ketenagakerjaan. Jumlah potongannya relatif kecil, yakni 0,24% untuk JKK dan 0,3% untuk JKM dari total gaji Anda. Dana dari dua jaminan ini bisa langsung dicairkan jika Anda mengalami kecelakaan dan kematian yang terjadi di tempat kerja.

6. Potongan Lain-Lain

Nah, ada juga perusahaan yang mencatat potongan lain-lain dalam slip gaji karyawan. Setiap punya kebijakan yang berbeda-beda terkait potongan gaji satu ini. Sebaiknya setiap karyawan menanyakan lebih spesifik apa yang dimaksud potongan lain-lain tersebut. Potongan lain-lain ini bisa berupa potongan kehadiran, yaitu gaji dipotong bila karyawan tidak masuk kerja tanpa keterangan yang jelas atau telat hadir atau cepat pulang. Besarannya pun tergantung kebijakan masing-masing perusahaan.

Ada juga potongan koperasi. Potongan koperasi dibuat untuk karyawan yang membutuhkan pinjaman ke koperasi kantor. Pemotongan ini akan diberlakukan sampai karyawan melunasi utangnya. Banyak karyawan yang lebih suka kasbon di kantor ketimbang di bank karena koperasi memberikan bunga pinjaman yang lumayan kecil.

 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 06 Juli 2020 - 15:07:20 WIB

    Siap-siap, Uang Pensiun PNS Sebentar Lagi Naik!

    Siap-siap, Uang Pensiun PNS Sebentar Lagi Naik! HARIANHALUAN.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengungkapkan pembahasan reformasi program jaminan pensiun dan jaminan hari tua pegawai negeri sipil (PNS) kini sudah nyar.
  • Jumat, 26 Juni 2020 - 08:20:02 WIB

    Nekat Angkut Sepeda Pakai Motor, Siap-siap Kena Denda Rp3 Juta

    Nekat Angkut Sepeda Pakai Motor, Siap-siap Kena Denda Rp3 Juta HARIANHALUAN.COM - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menuju new normal, membuat tren baru yakni memilih sepeda untuk moda transportasi sebagian masyarakat Jakarta dan sekitarnya..
  • Sabtu, 06 Juni 2020 - 07:51:39 WIB

    Siap-siap, Garuda Berencana Naikkan Harga Tiket

    Siap-siap, Garuda Berencana Naikkan Harga Tiket HARIANHALUAN.COM -- Kondisi pandemi Covid-19 yang menyebabkan pada turunnya pergerakan manusia secara global berdampak pada kinerja perusahaan transportasi, termasuk maskapai penerbangan..
  • Rabu, 03 Juni 2020 - 08:58:27 WIB

    Siap-siap! Gaji Pegawai dan Karyawan Bakal 'Menyusut' Gara-gara Ini

    Siap-siap! Gaji Pegawai dan Karyawan Bakal 'Menyusut' Gara-gara Ini HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera. PP ini diteken dan diundangkan pada 20 Mei 202.
  • Sabtu, 30 Mei 2020 - 17:24:24 WIB

    Siap-siap! Bansos Sesi Dua Bakal Cair Bulan Juni

    Siap-siap! Bansos Sesi Dua Bakal Cair Bulan Juni HARIANHALUAN.COM -- Kementerian Sosial (Kemensos) terus mengebut pendistribusian Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk warga. Sekjen Kemensos Hartono Laras mengatakan, saat ini penyaluran bansos tunai tahap I sudah mencapai 95 per.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]