Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru di Masyarakat, TNI dan Polri Siap Mendukung 


Senin, 08 Juni 2020 - 08:56:29 WIB
Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru di Masyarakat, TNI dan Polri Siap Mendukung  Presiden berbincang dengan Panglima TNI dan Kapolri usai berolahraga bersama di lingkungan Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, Minggu kemarin.

HARIANHALUAN.COM - Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) siap mendukung penuh penerapan prosedur dan adaptasi kebiasaan baru di tengah masyarakat selama masa pandemi Covid-19. Prajurit TNI dan Polri telah diturunkan di banyak tempat untuk secara persuasif dan humanis mengingatkan kepada masyarakat mengenai pentingnya protokol kesehatan untuk tetap dipatuhi.

“Prajurit (TNI dan Polri) di lapangan berinteraksi secara humanis mengajak masyarakat untuk tetap bersama-sama menjaga protokol kesehatan tersebut sehingga masyarakat bisa beraktivitas namun tetap aman dari Covid-19,” ujar Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, Minggu (7/6/2020) kemarin.

Hadi menjelaskan, TNI dan Polri secara bersama telah menerjunkan anggotanya di sejumlah zona merah yang terdapat pada 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota. Selain itu, Hadi menjelaskan bahwa prajurit TNI/Polri juga diturunkan di 102 kabupaten/kota yang merupakan zona hijau untuk senantiasa mengajak serta mengingatkan masyarakat berdisiplin menerapkan protokol kesehatan dan kenormalan baru.

Senada dengan Panglima TNI, Kapolri Jenderal Idham Azis juga menyampaikan bahwa kunci utama bagi masyarakat untuk produktif namun tetap aman dari penyebaran Covid-19 ialah berdisiplin mengikuti protokol kesehatan dan imbauan pemerintah. Lebih lanjut, Kapolri juga menyampaikan bahwa TNI dan Polri juga akan menambah pasukannya untuk turun di 138 kabupaten/kota yang masuk ke dalam zona kuning penyebaran Covid-19.

“Saya bersama Bapak Panglima, mengimbau kepada masyarakat ayo kita bersama mendisiplinkan diri agar kita terhindar dari Covid ini karena Covid ini tidak memilih siapa yang akan menjadi sasarannya. Ini penting, pembelajaran mengenai disiplin tadi,” tuturnya. (*)

loading...
 Sumber : Setkab.go.id /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 21 Juli 2020 - 10:56:34 WIB

    Desa Garda Terdepan Penerapan New Normal

    Desa Garda Terdepan Penerapan New Normal HARIANHALUAN.COM - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar memberikan panduan protokol normal baru desa. Menurut Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Menteri,.
  • Selasa, 09 Juni 2020 - 10:18:53 WIB

    DPR: Penerapan New Normal Tetap di Tangan Pemerintah, Bukan Militer

    DPR: Penerapan New Normal Tetap di Tangan Pemerintah, Bukan Militer HARIANHALUAN.COM - Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid mengatakan, pelibatan TNI dalam penerapan kebijakan tatanan normal baru (new normal) tidak berarti bahwa supremasi sipil tergantikan oleh militer. Puncak kepemimpinan penera.
  • Senin, 08 Juni 2020 - 19:17:44 WIB

    Pemerintah Daerah Bisa Batalkan Penerapan New Normal, Apabila..

    Pemerintah Daerah Bisa Batalkan Penerapan New Normal, Apabila.. HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah daerah dapat membatalkan penerapan new normal atau kenormalan baru (new normal) apabila ditemukan penambahan kasus baru Covid-19 di wilayah masing-masing..
  • Kamis, 28 Mei 2020 - 14:23:27 WIB

    Ada Desakan Kapital dalam Penerapan New Normal Indonesia?

    Ada Desakan Kapital dalam Penerapan New Normal Indonesia? HARIANHALUAN.COM - Banyak yang mempertanyakan alasan Indonesia terburu-buru menerapkan konsep new normal atau kelaziman baru. Terlebih banyak ahli yang menilai bahwa kasus virus corona Covid-19 di Indonesia belum menunjukkan .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]