Layanan Akad Nikah di KUA dan di Rumah Dibuka Lagi, Kemenag Pasaman Minta Semua Pihak Patuhi Protokol Kesehatan


Senin, 08 Juni 2020 - 14:48:08 WIB
Layanan Akad Nikah di KUA dan di Rumah Dibuka Lagi, Kemenag Pasaman Minta Semua Pihak Patuhi Protokol Kesehatan Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasaman kembali membuka layanan akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) tiap kecamatan maupun di rumah, pasca terhenti sejak April lalu akibat adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dampak Covid-19.

Namun prosesi akad nikah harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19, salah satunya menggunakan masker, sarung tangan dan cairan antiseptik ketika pelaksanaan akad nikah berlangsung. Selain itu, jumlah orang yang ingin menghadiri akad nikah juga dibatasi, maksimal hanya 6 orang.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pasaman, Dedi Wandra melalui Kasi Bimas Islam, Hasyunil mengatakan, bahwa pencatatan nikah di KUA sudah boleh dilaksanakan. Namun, masyarakat diingatkan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. 

"Sudah boleh. Cuma syaratnya, calon mempelai dan pihak keluarga harus mematuhi protokol kesehatan. Ini penting, sebagai ikhtiar kita memutus rantai penyebaran Covid-19 di Pasaman," ujar Hasyunil, saat dihubungi harianhaluan.com, Senin (8/6).

Dikatakan, pelaksanaan akad nikah di masa pandemi Covid-19 ini terpaksa dibatasi. Paling banyak hanya boleh dihadiri 6 orang anggota keluarga dari kedua mempelai. Selain itu, memakai masker, sarung tangan dan cairan antiseptik (handsanitizer). 

"Pelaksanaan akad nikah boleh kembali dilakukan baik di kantor KUA maupun di rumah mulai 29 Mei 2020, sejak dua bulan masa PSBB diterapkan," tukasnya. 

Pihaknya, kata dia, akan memberi sanksi tegas terhadap KUA yang melaksanakan akad nikah tidak sesuai dengan aturan protokol kesehatan. Demikian pula dengan masyarakat yang melaksanakan akad nikah di rumah. 

"Walaupun di kantor KUA, di rumah, tetap harus menerapkan protokol kesehatan. KUA yang tidak patuhi ketentuan itu, kita beri teguran keras. Pihak keluarga mempelai juga diminta membuat surat pernyataan menyanggupi ketentuan tersebut" katanya.

Kemenag, kata dia, menganjurkan calon pengantin untuk tidak menggelar acara baralek (resepsi) untuk merayakan pernikahan, sebab akan mendatangkan kerumunan orang yang berpotensi menjadi  penyebaran virus corona (Covid-19).

"Kita berharap seluruh masyarakat atau para calon pengantin yang akan menikah agar menaati aturan wajib tersebut, termasuk setiap mempelai dan anggota keluarga yang akan menghadiri pelaksanaan akad nikah," ujarnya.

Sejauh ini, kata Hasyunil, tercatat sudah ada 72 orang mempelai yang telah terdaftar dan melangsungkan akad nikah di KUA se Kabupaten Pasaman. Pelaksanaan akad nikah tersebuat tercatat diatas 1 sampai dengan 23 April 2020 dan diatas 29 Mei 2020. (*)

loading...
Reporter : Yudi Lubis /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]