Makin Memanas, Bos Twitter Serang Balik Donald Trump


Senin, 08 Juni 2020 - 14:48:50 WIB
Makin Memanas, Bos Twitter Serang Balik Donald Trump CEO Twitter Jack Dorsey

HARIANHALUAN.COM - CEO Twitter Jack Dorsey semakin merasa nyaman dengan melawan Donald Trump. Pada hari Kamis, Facebook, Instagram, dan Twitter semua menghapus video upeti kepada George Floyd yang dibagikan oleh kampanye Trump, karena dianggap melanggar hak cipta.

Sementara Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim pemblokiran video kampanyenya di Twitter adalah tindakan yang ilegal dan mendukung pihak demokrat sayap kiri radikal.

"Mereka sangat mendukung pihak demokrat radikal sayap kiri. Pertarungan yang yang tak imbang. Ilegal. Section 230!," kicau Trump.

Dilansir dari Mashabel di Jakarta, Senin (8/6/2020) bos Twitter ini pun langsung menepis tudingan Trump.

"Ini tak benar dan tidak ilegal. (Video) ini diblokir karena kami mendapat komplain DMCA dari pemilik haknya," balas Dorsey.

Video yang dimaksud adalah video berdurasi 3 menit 45 detik itu menampilkan montase foto dan video dari aksi-aksi damai dan polisi yang sedang memeluk para demonstran, dengan diselingi beberapa adegan gedung terbakar dan aksi vandalisme, dengan alunan lembut dari piano dan suara Trump berbicara.

Tudingan Trump dan Dorsey pun semakin panas, ini bukanlah pertama kalinya Twitter menghapus video Trump karena alasan serupa: Pada tahun 2019, Twitter juga menghapus video Trump yang menampilkan "Foto" Nickelback setelah band mengeluh.

Baru-baru ini, Twitter telah membatasi salah satu tweet Trump tentang penjarahan sebagai glorifikasi kekerasan dan lainnya tentang pemungutan suara lewat surat yang berpotensi menyesatkan. (*)

 Sumber : Republika /  Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]