Agar Tak Diusir Pulang dari Malioboro, Penuhi Dulu Dua Syarat Wajib Ini


Senin, 08 Juni 2020 - 15:42:23 WIB
Agar Tak Diusir Pulang dari Malioboro, Penuhi Dulu Dua Syarat Wajib Ini Kawasan wisata Malioboro Yogyakarta.

HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Kota Yogyakarta akan mewajibkan seluruh pengunjung di kawasan Malioboro untuk mengenakan masker dan selalu menjaga jarak sebagai upaya untuk mengantisipasi potensi penularan virus corona agar tidak memicu peningkatan kasus COVID-19 di kota tersebut.

“Kami sudah sepakat dengan Pemerintah DIY untuk melakukan penegakan. Bagi siapa yang tidak patuh, maka akan ada sanksi yang diharapkan bisa membuat jera,” kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Senin.

Sanksi tersebut bisa berupa teguran langsung hingga sanksi jenis lain seperti meminta pengunjung kembali pulang dan tidak boleh masuk ke Maliboro jika tidak mengenakan masker atau terlihat berkerumun.

Selain kepada pengunjung, sanksi pun akan diberikan kepada seluruh komunitas maupun pelaku usaha di kawasan Malioboro yang tidak menaati aturan mengenakan masker.

“Misalnya untuk pedagang kaki lima (PKL) bisa diminta tutup selama waktu tertentu atau untuk karyawan tidak boleh masuk kerja selama beberapa hari. Aturan tersebut harus membuat jera,” katanya.

Oleh karena itu, Heroe berharap agar seluruh pengunjung dan komunitas di kawasan Malioboro benar-benar disiplin menjalankan berbagai protokol kesehatan untuk mencegah potensi penularan virus corona.

“Protokol kesehatan ini harus dijalankan dengan disiplin. Tidak boleh main-main atau meremehkan kondisi karena kasus di Yogyakarta cenderung landai. Kewaspadaan dengan menjalankan protokol kesehatan harus tetap dilakukan, tidak boleh ditawar,” katanya.

Heroe menegaskan, saat aktivitas masyarakat kembali meningkat maka harus disertai dengan protokol kesehatan yang lebih ketat yaitu mengenakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Guna menerapkan aturan dan sanksi yang tegas tersebut, Pemerintah Kota Yogyakarta akan menerjunkan petugas keamanan di Malioboro atau Jogoboro untuk selalu “stand by” dengan melakukan pengawasan ke pengunjung, dibantu personel dari Satpol PP Kota Yogyakarta dan Satpol PP DIY.

Selain menerapkan sanksi tegas, upaya untuk mencegah potensi penularan virus corona di Malioboro juga akan ditempuh dengan menempatkan barcode yang wajib dipindai oleh seluruh pengunjung.

Barcode tersebut menjadi semacam upaya pendataan terhadap pengunjung Malioboro sehingga akan memudahkan tracing apabila terjadi kasus positif COVID-19. Saat ini, penggunaan barcode sudah diujicobakan di Kecamatan Gondomanan.

“Kami juga berencana membuat semacam zona-zona di Malioboro sehingga pengawasan kerumunan menjadi lebih mudah karena sudah ditetapkan jumlah maksimal orang yang bisa berada di dalam satu zona,” katanya.

Selain di Malioboro, penerapan kebijakan tersebut juga akan diberlakukan di tempat-tempat keramaian lain yang kerap menjadi tujuan wisatawan seperti di Tugu Yogyakarta.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro Ekwanto mengatakan, sudah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Kecamatan Danurejan, Gondomanan serta Gedong Tengen terkait upaya penerapan protokol kesehatan di Malioboro.

“Untuk melakukan penjagaan dan pengawasan, Jogoboro akan dibantu Satpol PP dari Kota Yogyakarta maupun yang diperbantukan di kecamatan. Kami jaga 24 jam sehari,” katanya.

Ia pun memastikan bahwa petugas akan selalu meminta pengunjung yang kedapatan tidak mengenakan masker untuk kembali pulang.

“Hari ini kami mulai sosialisasi mengenai kebijakan ini sekaligus membagikan masker jika ada pengunjung maupun komunitas yang tidak mengenakan masker. Sosialisasi akan diintensifkan mulai hari ini,” katanya yang juga menegaskan aturan jaga jarak harus tetap dipatuhi.(*)

loading...
 Sumber : Antara /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 26 Juli 2020 - 11:57:27 WIB

    Istano Basa Pagaruyung Terapkan Protokol Kesehatan Ketat pada Pengunjung

    Istano Basa Pagaruyung Terapkan Protokol Kesehatan Ketat pada Pengunjung HARIANHALUAN.COM - Salah satu objek wisata kebanggaan masyarakat Sumatera Barat Istano Basa Pagaruyung siap dengan adaptasi kebiasaan baru melalui penerapan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Ini dilakukan oleh pihak p.
  • Ahad, 26 Januari 2020 - 20:59:12 WIB

    Relawan Hamasah Jelajahi Keindahan Nagari Andaleh

    PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.COM- Mengisi masa libur kuliah, relawan Ruang Kreatif Hamasah Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Imam Bonjol Padang Panjang menggelar kegiatan Hiking Weekend dengan menjelajahi keindahan Nagari An.
  • Ahad, 01 Desember 2019 - 08:52:49 WIB

    Agar Liburan Asyik, Ayo Ikuti 7 Tips Ini

    Agar Liburan Asyik, Ayo Ikuti 7 Tips Ini WISATA,HARIANHALUAN.COM-Penghujung tahun hampir tiba. Biasanya, banyak orang memiliki waktu luang untuk berlibur bersama keluarga tercinta. Agar liburan semakin menyenangkan, kebanyakan orang merasa bahwa mereka harus mengha.
  • Jumat, 22 November 2019 - 14:53:39 WIB

    Luar Biasa! Nagari Pasia Laweh Helat Festival Manangguak Udang

    Luar Biasa! Nagari Pasia Laweh  Helat Festival  Manangguak  Udang PADANG,HARIANHALUAN.COM-Bingung akan berakhir pekan kemana?  ke Pasia Laweh saja. Di Nagari dengan sejuta persona alam dan kearifan lokal  ini akan digelar Festival Manangguak Udang, pada  Minggu, 24 November 2019..
  • Rabu, 16 Oktober 2019 - 17:12:05 WIB

    Ayo ke Bukittinggi..! Nikmati Festival Permainan Anak Nagari Minangkabau

    Ayo ke Bukittinggi..! Nikmati Festival Permainan Anak Nagari Minangkabau BUKITTINGGI,HARIANHALUAN.COM-Pelaksanaan Festival Permainan Anak Nagari (FPAN) Minangkabau, bakal dihelat  pada Sabtu dan Minggu, 19 s/d 20 Oktober 2019 mendatang  di Lapangan Wirabraja/Kantin, Kota Bukittinggi..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]