Kunci Sukses Sekjen Koperasi Saudagar Minang Raya, Nuzul Amri: Jika Diberi Amanah, Harus Jujur dan Berkomitmen


Senin, 08 Juni 2020 - 19:25:42 WIB
Kunci Sukses Sekjen Koperasi Saudagar Minang Raya, Nuzul Amri: Jika Diberi Amanah, Harus Jujur dan Berkomitmen Sekjen Koperasi Saudagar Minang Raya, Nuzul Amri.

HARIANHALUAN.COM -- Nuzul Amri adalah Ketua Tim Media Center Pemenangan Audy Joinaldy, seorang anak muda yang digadang-gadangkan ikut bertarung dalam bursa Pilkada Sumbar 2020. Meski nama Nuzul Amril belum terlalu menggema di tengah-tengah masyarakat, namun Nuzul Amri dianggap sukses saat diberi amanah, bahkan sukses memulai karirnya dari bawah.

Sejak terpilih menjadi tim pemenang Audy Joinaldy pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar 2020 pada beberapa waktu lalu, pria asal Bayua Maninjau, Kabupaten Agam itu selalu berusaha membagi antara politik dan usaha. Hal itu dilakukan agar tak bentrok antara agenda Audy dengan urusan usahanya.

"Dalam menjadi Ketua Tim itu waktu harus kita siapkan, memikirkan untuk usaha dan pilkada. Pokoknya tidak ada yang tidak bisa. Selama orang lain bisa, kita juga harus bisa. Apalagi ketika dikasih amanah, kita harus bisa, tergantung kita mau atau tidak menjalankannya," kata Nuzul Amri optimis.

Selama melebarkan sayap sebagai tim pemenang Audy, pria yang juga Sekjen Koperasi Saudagar Minang Raya itu selalu berusaha menjadi seorang yang amanah. Karena dirinya bekerja untuk mengakomodir orang banyak dengan setiap pola pikir yang berbeda, dan tentunya perlu kehatian-hatian.

"Saya mengakui tak mudah menjadi Ketua Tim Media Center, jadi kita harus amanah. dan jangan menjadi sumber pembawa kehancuran dari tugas yang diberikan itu. Kuncinya yang penting itu loyal, jujur dan punya komitmen," kata Nuzul Amri saat dihubungi Harianhaluan.com, Senin (8/6/2020).

Apalagi pria yang juga Sekjen di Organisasi Saudagar Minang Raya itu dimentori Ayah kandung Audy, Joinerri Kahar seorang pria yang dikenal memiliki usaha di bidang pertambangan dan perkebunan. Secara pribadi, kata Nuzul Amri, dirinya merupakan tipikal seseorang yang pekerja keras dan tidak mau kalah.

"Bagi saya, ketika orang lain bisa kenapa kita tidak bisa. Tipikal saya juga sesuai didikan orang tua dari kecil, sebagai orang Minang yang merantau harus siap sakit dan senangnya. Rata-rata perantau itu harus fighthing," ciletuk Ketua Bidang Sosial Persatuan Alumni Pelajar Mahasiswa Minang (PAPMM) di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Bagi pria yang menghabiskan masa pendidikannya hingga SMA di Bayua, Maninjau, dan akhirnya mendapatkan PMDK di Kota Bogor, Jawa Barat itu dalam menghadapi orang-orang yang berbeda pikiran harus bisa menyesuaikan diri. Selama ini prinsip yang selalu dia pegang yaitu menjadi orang yang gigih.

"Jadi menghadapi orang itu juga harus berbeda-beda. Kalau orang ini harus dihadapi dengan cara A. Kalau orang yang satu lagi harus dihadapi dengan cara B. Karena kesabaran pasti diuji sekali dan impact pasti banyak," ujar pria kelahiran 1972 itu.

Tak hanya itu, Pengusaha muda yang bergerak di bidang seni interior dan kontruksi itu juga menceritakan, bahwa kenal dengan Audy karena sama-sama kuliah di IPB, dan Audy tersebut merupakan adik kelasnya. Sementara, ayah Audy tak lain adalah kakak kelasnya.

"Pesan bg Joi ke saya, harus jujur dan komitmen. Itu penting, berjiwa sosial juga selalu diajarkan sama bg Joi. Kita memang tidak bisa mengakomodir semua keinginan seseorang, tapi kita harus selalu berusaha bagaiamana keinginan itu bisa diakomodir," tandasnya. (*)

Reporter : Milna Miana /  Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]