PHRI Bukittinggi Gelar Halal Bihalal Ala New Normal


Senin, 08 Juni 2020 - 19:31:35 WIB
PHRI Bukittinggi Gelar Halal  Bihalal  Ala New Normal Halal Bihalal PHRI Bukittinggi tahun ini dilaksanakan di area terbuka degan mengenakan masker dan menjaga jarak. IST

HARIANHALUA.COM- Segenap anggota Perhimpunan Hotel & Restorant Indonesia Bukittinggi gelar kegiatan Halal Bihalal 1441, Senin (8/6/2020) bertempat di pedestrian objek wisata Benteng For De Kock Bukittinggi. 

Kegiatan ini sengaja dilaksanakan di luar ruangan sebagai salah satu bentuk pelaksanaan kegiatan dengan penerapan konsep New Normal. Disamping itu sekaligus sebagai salah satu bentuk usaha yang dilakukan oleh PHRI dalam menyemangati kembali gairah berwisata bagi masyarakat lokal Bukittinggi. 

"Sebagaimana diketahui bahwa, kota Bukittinggi telah mengakhiri kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar  tahap III.  Dengan demikian Kota Bukittinggi mulai bersiap secara bertahap menerapkan konsep New Normal," ungkap Vina Kumala, SE., MM., Akt Ketua PHRI Kota Bukittinggi.

Sementara itu Ketua Tim Satgas Covid 19 BPC PHRI Kota Bukittinggi Riza Novara mengungkapkan, disamping telah dilakukan usaha menuju New Normal di internal PHRI Bukittinggi, juga dilakukan beberapa usaha eksternal salah satunya dengan membangun komunikasi dengan pemerintah Kota Bukittinggi perihal beban listrik industri akomodasi. 

"Permohonan PHRI Bukittinggi terkait pengurangan tagihan listrik sudah mulai mendapatkan titik terang, dengan perhatian pemerintah kota bukittinggi melalui Bagian Keuangan Daerah akan mempertimbangkan kebijakan pembebasan PPJ (Pajak Penerangan Jalan) sebesar 8 % bagi industri akomodasi. Namun hal ini belum bersifat final, karena masih dalam pembahasan, kita berharap ini bisa terealisasi dalam waktu dekat," ungkap Riza yang juga General Manager Hotel Primadini Bukittinggi. 

Dalam kesempatan silaturrahim ini juga dilakukan diskusi berkaitan dengan kesiapan kota Bukittinggi menuju New Normal, salah satunya adalah kesiapan kota Bukittinggi dari sektor Pariwisata. Dimana pada tanggal 29 Mei 2020 yang lalu pemerintah kota Bukittinggi telah mengeluarkan surat edaran  tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Industri Wisata Dalam Mendukung Kelangsungan Usaha Pada Situasi Pandemi Menuju Kondisi New Normal diKota Bukittinggi, menyangkut usaha hotel, penginapan dan homestay, usaha rumah makan/restoran/cafe dan usaha makanan dan minuman, serta usaha travel agent.

PHRI Bukittinggi menyambut positif dikeluarkannya Surat Edaran Walikota Bukittinggi ini, dimana dengan adanya edaran ini, membuktikan bahwa kesungguhan Pemerintah Kota Bukittinggi untuk kembali menggerakkan industri pariwisata sangat tinggi, hal ini juga tidak dipungkiri bahwa selama ini pariwisata menjadi penyumbang devisa tertinggi untuk Pendapatan Asli Daerah Kota Bukittinggi. Berbagai aturan yang tertera dalam edaran ini, sangat membantu bagi industri sebagai pedoman untuk melaksanakan rutinitas operasional industri sehari-hari dari sisi pelayanan bagi tamu dan bagi karyawan industri.

Namun pada sisi lain, masih terdapat beberapa item dalam pedoman tersebut yang dengan keterbatasan hotel belum sanggup untuk melakukan, diantaranya pihak pengelola/pemilik wajib melakukan pemeriksaan Rapid Tes Covid 19 secara berkala untuk seluruh karyawan, dimana segala kebutuhan penyelenggaraan Rapis Tes tersebut disediakan oleh pihak pengelola hotel. 

Hal ini menjadi salah satu point hangat dalam diskusi anggota, sebagaimana diketahui bahwa pembiayaan untuk pelaksanaan tes ini jika dilaksanakan secara berkala mesti akan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, sementara itu hotel semenjak empat bulan belakangan tidak memiliki pemasukan. Pada sisi lain untuk operasional harian saja, pihak pengelola sampai mengambil kebijakan merumahkan sebagain karyawan dikarenakan tidak adanya tamu yang menginap, otomatis hotel tidak ada pemasukan, dengan demikian juga berdampak pada ketidak mampuan hotel membayar gaji karyawan dan menutup operasional rutin harian yang tidak bisa dielakkan. 

"Disinilah anggota PHRI Bukittinggi berharap Pemerintah Kota Bukittinggi dapat meninjau ulang kembali point edaran tersebut  dengan harapan dapat dicarikan jalan keluar terbaik, pungkas sekretaris PHRI Bukittinggi," Mochammad Abdi. (dn/rls)

Editor : Dodi

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]