Sadis, Gajah Hamil Tewas karena Diberi Nanas Isi Bom


Senin, 08 Juni 2020 - 19:33:50 WIB
Sadis, Gajah Hamil Tewas karena Diberi Nanas Isi Bom Relawan Inggris, Paul telah bermain piano untuk gajah sebagai sukarelawan selama hampir sepuluh tahun. REUTERS / Soe Zeya Tun

HARIANHALUAN.COM -- Polisi India menangkap seorang pekerja perkebunan dan memburu dua orang lainnya yang diketahui membunuh seekor gajah hamil dengan sadis.

Para manusia ini membunuh dan menyiksa sang gajah serta bayi yang berada di perutnya, dengan memberi makan nanas berisi peledak. Pembunuhan gajah nan sadis ini sontak viral di negeri bollywood tersebut.

Pelaku dikutuk oleh netizen karena menewaskan gajah secara sadis dengan kesakitan yang amat parah, apalagi gajah dan bayi yang ia kandung itu sedang kelaparan.

Peristiwa ini terjadi di negara bagian selatan, Kerala. Habitat gajah di kawasan ini diketahui terus menyusut akibat lahan hutan yang menyempit dan digunakan untuk perluasan wilayah perkotaan.

Video penampakan detik-detik terakhir gajah berusia 15 tahun itu pun viral, tampak gajah terluka parah dengan mulut menganga. Sang pelaku diketahui bernama Wilson, dan ditangkap sejak Jumat lalu. 


"Pria itu telah mengakui bahwa mereka menggunakan buah yang diisi bahan peledak untuk membidik binatang-binatang liar," kata Surendra Kumar, kepala sipir margasatwa Kerala, dilansir dari CNBC, Senin (7/6/2020).

Kumar mengatakan orang-orang itu membuat beberapa bom pada minggu kedua Mei, dan meninggalkannya di dekat batas perkebunan.

Pejabat kehutanan mengatakan ledakan itu menyebabkan kerusakan parah pada mulut binatang, membuat makhluk itu tidak bisa makan atau minum selama berhari-hari.

Insiden serupa dilaporkan bulan lalu di distrik Kerala, ketika pachyderm  (hewan berkulit tebal) betina ditemukan dengan luka mulut yang serius. Jika terbukti bersalah, orang-orang itu terancam menghadapi tujuh tahun penjara karena membunuh seekor gajah, binatang yang dilindungi berdasarkan hukum margasatwa India.

Insiden terbaru menyebabkan kemarahan yang meluas di media sosial, termasuk dari beberapa selebriti Bollywood, yang mengutuk tindakan tidak manusiawi dan menyerukan hukuman keras terhadap para pelaku. (*)

 Sumber : CNBC Indonesia /  Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]