Masih Nonton Film Gratis di IndoXXI, LK21 dan Ganool? Ini Akibatnya


Senin, 08 Juni 2020 - 20:26:55 WIB
Masih Nonton Film Gratis di IndoXXI, LK21 dan Ganool? Ini Akibatnya Foto: Indo XXI

HARIANHALUAN.COM -- Popularitas streaming film seperti IndoXXI, LK21 dan Ganool terus menanjak di tengah pandemi virus corona Covid-19 dan PSBB. Banyak orang yang bosan memilik nonton film gratis di internet, namun banyak yang tak sadar dampak negatifnya.

Menurut Pengamat Siber dari Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi, berbahaya bagi penontonnya. Pasalnya situs streaming ini bisa saja mengandung bahaya bagi penontonnya. Bisa saja situs yang terbuka secara otomatis dari ketika mengklik streaming film ini mengandung malware yang merusak perangkat komputer atau ponsel.

"Kita juga harus bertanya kenapa mereka mengasih secara free, apa untungnya? Ternyata mereka mengambil data kita. Mereka mengambil untung dari situ," jelas Ismail Fahmi, seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Senin (8/6/2020).

Bagi para sineas, menonton streaming film serupa IndoXXI merusak hak cipta dan membuat mereka kehilangan pendapatan yang tak sedikit. Ini bisa merusak industri perfilman di masa mendatang karena bisnis ini menjadi tak menjanjikan bagi para pekerjanya.

Bagi pemerintah, sering menonton di streaming film memberi citra buruk bagi negara karena pelanggaran hak cipta dan mengurangi pendapatan negara karena berkurangnya jumlah penonton di bioskop.

Fahmi pun menyarankan pengguna untuk mengakses situs streaming film legal seperti Netflix, Iflix dan sejenisnya. Sekarang ini biaya berlangganan situs ini sudah tergolong murah dan terjangkau.

"Mereka sering mengejar gratisan padahal ada harga yang lebih mahal dari dampak negatif mengakses situs streaming film ilegal. Komputer menjadi lambat, data diambil, itu mereka enggak sadar kalau cost itu lebih mahal," ungkapnya. (*)

 Sumber : CNBC Indonesia /  Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]