Roy Suryo: Penjelasan PLN dan Istana soal Tagihan Listrik Ruwet


Selasa, 09 Juni 2020 - 10:45:43 WIB
Roy Suryo: Penjelasan PLN dan Istana soal Tagihan Listrik Ruwet Roy Suryo

HARIANHALUAN.COM - Eks Menteri SBY, Roy Suryo menyindir penjelasan PLN soal tagihan listrik membengkak di tengah pandemi Covid-19. Roy mengomentari salah satu video yang tayang di program kabar petang tvOne. 

Dalam video itu, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril menjelaskan alasan membengkaknya tagihan pelanggan.

"Tweeps, Silakan simak penjelasan Bob Saril, Dir Niaga & MP @pln_123 di @KabarPetangNews @tvOneNews semalam ttg Melonjaknya Tagihan karena "Asumsi Rata2 3 bulan". Jelas ini masalah Komunikasi, Kalau Ahli-nya saja menjelaskannya (ruwet) begini, bgmn StafSus Milenial bid Sosial," tulis Roy di akun Twitternya, Selasa 9 Juni 2020. 

Roy juga mengkritik penjelasan dari Stafsus Milenial Bidang Sosial, Angkie Yudistia yang menjelaskan bahwa kenaikan tarif listrik karena konsumsi listrik saat beraktivitas dari rumah.

"Job-Desc Lingkaran 1 Istana spt makin karut-marut. Sejak kapan StafSus Millenial (apalagi Bidang Sosial) @AngkieYudistia jadi pengganti Jubir @fadjroeL? Khawatirnya Salah lagi, karena urusan teknis @pln_123 bukan bidangnya, spt saat sebar HoaX ttg COVID-19 dulu AMBYAR," katanya.

Sebelumnya, lewat keterangan tertulis, Staf Khusus Milenial Presiden Bidang Sosial, Angkie Yudistia menyebut bahwa pemerintah menegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik seperti dikeluhkan warga beberapa waktu terakhir. Lonjakan tarif listrik yang tinggi disebabkan oleh konsumsi yang jauh lebih banyak saat kita lebih sering beraktivitas di rumah.

"Masa pandemi yang mendorong diberlakukannya kebijakan PSBB menjadikan kegiatan kita lebih intens di rumah dan mengakibatkan penggunaan listrik yang juga turut mengalami peningkatan," ujar Angkie.

Secara teknis, menurutnya PLN juga telah menjelaskan faktor yang menyebabkan tarif listrik menjadi tinggi selama PSBB. Ada sistem angsuran carry over selama tiga bulan untuk menjaga lonjakan tagihan akibat pemakaian yang lebih banyak dibanding sebelum PSBB.

Untuk memantau penggunaan listrik di rumah serta pengaduan dan keluhan, Angkie menjelaskan, PLN menyediakan beberapa cara penyampaian oleh warga yang bisa dilakukan, diantaranya dengan mengunduh aplikasi PLN Mobile, memantau melalui tautan pln.co.id, dan pusat kontak PLN 123. Selain itu, PLN juga menyediakan layanan baca meter melalui whatsapp resmi ke nomor 081-22-123-123. (*)

 Sumber : vivanews.com /  Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]