Serangan Gerindra ke Gubernur Irwan Prayitno Soal BLT, PSI Sumbar: Kayak Anak TK!


Selasa, 09 Juni 2020 - 12:36:47 WIB
Serangan Gerindra ke Gubernur Irwan Prayitno Soal BLT, PSI Sumbar: Kayak Anak TK! Sekretaris DPW PSI Sumbar, Ari Prima.

HARIANHALUAN.COM - Sekretaris DPW PSI Sumatera Barat, Ari Prima menilai respon Fraksi Partai Gerindra yang menolak penghentian Bantuan Langsung Tunai (BLT) sangat berlebihan. Menurutnya, partai berkuasa dan pemenang Pemilu seperti Gerindra harusnya bisa berbuat lebih banyak untuk warga.

"Menanggapi kritikan Partai Gerindra terhadap Gubernur, itu dinilai berlebihan. Partai yang tidak ada di parlemen pun bisa menyampaikannya. Sementara kita ketahui, apalagi Wakil Gubernur kan juga dari fraksi Gerindra," ujar Ari Prima saat dihubungi Harianhaluan.com, Selasa (9/5/2020).

Ari menerangkan, bahwasanya kursinya di DPRD ada empat belas dan lebih dari 20%. Kalau cuma teriak-teriak di media, partai lain yang tidak punya kursi juga bisa. Apalagi, mereka punya Wakil Gubernur. Artinya, pihak terkait sama halnya menyerang kebijakan Gubernur, sama juga mengata-ngatai kadernya sendiri. Berarti, memang tidak layak berkuasa," kata Ari.

Ari menilai kebijakan BLT sangat dibutuhkan oleh warga Sumbar. Pemerintah harus pikirkan jalan keluarnya, yang penting warga mendapatkan stimulus untuk menghadapi situasi normal yang baru. "Sumbar kan tidak bisa hidup sendiri. Kita mengandalkan kedatangan orang ke sini. Sekarang, tidak ada yang mau datang. Jadi, warga memang butuh stimulus. Solusinya yang terpenting. Kalau ribut teriak-teriak, anak tk juga bisa. Begitu kayak anak tk," tambahnya.

Menurut Ari, anggota DPRD Sumbar dapat mendorong pemerintah Provinsi untuk mendapatkan alternatif pendanaan. Dia mencontohkan obligasi daerah dapat dikeluarkan untuk membantu menutupi kas pemerintah defisit. Anggota DPRD dari Gerindra banyak, contohnya, bisa dorong keluarkan obligasi atau surat hutang daerah. 

"Ketua DPRD juga dari Gerindra. Kan aturan OJK-nya sudah jelas, ada izin DPRD. Lepas surat itu, biar pemerintah dapat uang tambahan buat BLT. Ahli-ahli kan banyak bisa memainkan ini. Kita punya pakar kebijakan publik yang berkualitas dari Unand, libatkan mereka untuk menyusun kebijakan tersebut. Peduli rakyat tidak cukup dengan omong kosong, ada ilmunya. Kasih solusi," tutup Ari. (*)

Reporter : Buliza Rahmat | Editor : Agoes Embun

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]