WHO: Pandemi Belum Berakhir karena Kasus Harian Capai Rekor Tertinggi


Selasa, 09 Juni 2020 - 18:12:48 WIB
WHO: Pandemi Belum Berakhir karena Kasus Harian Capai Rekor Tertinggi Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Kasus-kasus COVID-19 baru mengalami peningkatan harian terbesarnya ketika pandemi corona memburuk secara global dan belum mencapai puncaknya di Amerika tengah, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada Senin.

WHO mendesak negara-negara untuk melanjutkan upaya-upaya penanggulangan virus.

"Lebih dari enam bulan, ini bukan saatnya bagi negara mana pun untuk menghentikan upaya penanggulangan virus corona," ujar Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Lebih dari 136.000 kasus baru dilaporkan di seluruh dunia pada Minggu, paling banyak dalam satu hari sejauh ini, katanya. Hampir 75 persen dari kasus COVID-19 dilaporkan dari 10 negara, sebagian besar di Amerika dan Asia Selatan.

Ahli kegawatdaruratan terkemuka dari WHO Dr. Mike Ryan, mengatakan "Kita perlu fokus sekarang pada apa yang kita lakukan hari ini untuk mencegah puncak gelombang kedua. "

Ryan juga mengatakan infeksi di negara-negara Amerika tengah termasuk Guatemala masih meningkat, dan mereka adalah epidemi "kompleks".

"Saya pikir ini adalah saat yang sangat memprihatinkan," katanya, menyerukan kepemimpinan pemerintah yang kuat dan dukungan internasional untuk kawasan itu.

Brazil sekarang menjadi salah satu wilayah tertinggi dengan kasus COVID-19, dengan jumlah kasus terkonfirmasi kedua terbanyak, setelah Amerika Serikat, dan jumlah kematian yang pekan lalu melampaui Italia.

Setelah mengeluarkan angka kumulatif untuk kematian akibat virus corona di Brasil dari situs web nasional, Departemen Kesehatan menebarkan kebingungan dan kontroversi lebih lanjut dengan merilis dua model angka yang saling bertentangan untuk penghitungan terbaru kasus infeksi dan kematian.

Ryan mengatakan data Brazil telah "sangat rinci" sejauh ini tetapi menekankan pentingnya bagi Brazil untuk memahami di mana virus itu dan bagaimana mengelola risiko.

WHO berharap komunikasi akan "konsisten dan transparan".

Maria van Kerkhove, seorang ahli epidemiologi WHO, mengatakan bahwa "pendekatan komprehensif" sangat penting di Amerika Selatan.

Lebih dari 7 juta orang telah dilaporkan terinfeksi virus corona secara global dan lebih dari 400.000 telah meninggal.

"Ini masih jauh akan berakhirnya pandemi," kata van Kerkhove.

Setidaknya setengah dari kasus virus corona yang baru ditemukan di Singapura tidak menunjukkan gejala, kata ketua gugus tugas kepada Reuters, Senin.

Van Kerkhove mengatakan bahwa banyak negara yang melakukan pelacakan kontak telah mengidentifikasi kasus tanpa gejala tetapi tidak menemukan bahwa mereka menyebabkan penyebaran virus lebih lanjut.(*)

loading...
 Sumber : Antara /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 05 Agustus 2020 - 07:24:07 WIB

    Peringatan WHO: Kaum Muda Bisa Mati karena Covid-19 dan Dapat Menularkan Virus ke Orang Lain

    Peringatan WHO: Kaum Muda Bisa Mati karena Covid-19 dan Dapat Menularkan Virus ke Orang Lain HARIANHALUAN.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan kepada milenial yang hobi ke klub malam dan pantai. Pasalnya, golongan anak muda tersebut berisiko penyumpang terbesar kasus virus Corona di seluruh dunia da.
  • Ahad, 02 Agustus 2020 - 12:41:22 WIB

    WHO: Orang Usia Muda Paling Berisiko Terinfeksi Covid-19

    WHO: Orang Usia Muda Paling Berisiko Terinfeksi Covid-19 HARIANHALUAN.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan bahwa orang usia muda paling rentan terpapar virus Corona atau Covid-19. Pasalnya, usia muda penyumbang tertinggi kasus positif virus mematikan tersebut di sej.
  • Sabtu, 01 Agustus 2020 - 06:15:41 WIB

    WHO: Dampak Pandemi Covid-19 Bakal Terjadi Selama Beberapa Dekade

    WHO: Dampak Pandemi Covid-19 Bakal Terjadi Selama Beberapa Dekade HARIANHALUAN.COM - Pandemi virus Corona atau Covid-19 sudah merubah pola kehidupan manusia. Walhasil membuat semua aktivitas serba keterbatasan. Apalagi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklaim bahwa dampak pandemi akan ter.
  • Selasa, 21 Juli 2020 - 12:26:38 WIB

    WHO: Virus Covid-19 Mirip dengan Virus Flu

    WHO: Virus Covid-19 Mirip dengan Virus Flu HARIANHALUAN.COM - Dear masyarakat, tetap jaga kesehatan ya dan terus ikuti standar protokol kesehatan jika ingin keluar rumah. Lantaran, virus Corona atau Covid-19 terus meluas. Selain itu, virus mematikan ini juga memiliki .
  • Selasa, 09 Juni 2020 - 10:41:26 WIB

    WHO: Pandemi Covid-19 Memburuk, Bukan Saatnya Bersantai

    WHO: Pandemi Covid-19 Memburuk, Bukan Saatnya Bersantai HARIANHALUAN.COM - Lebih dari tujuh juta kasus positif virus corona telah terkonfirmasi dan 404.000 orang meninggal dunia sejak pandemi Covid-19 dimulai. Namun, meski terdapat kemajuan dalam memerangi virus tersebut di Eropa,.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]