Sebelum Beli Tiket Pesawat, Sebaiknya Penuhi Dulu Syarat Gugus Tugas


Selasa, 09 Juni 2020 - 23:17:35 WIB
Sebelum Beli Tiket Pesawat, Sebaiknya Penuhi Dulu Syarat Gugus Tugas Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto mengingatkan agar para calon penumpang pesawat bisa mengikuti pedoman teknis dan tahapan yang sudah diatur saat mau naik pesawat. Salah satunya adalah dalam pembelian tiket pesawat.

Novie mengingatkan agar syarat-syarat berpergian keluar daerah yang tercantum dalam SE Gugus Tugas no 7 tahun 2020 bisa dipenuhi penumpang sebelum membeli tiket pesawat.

"Mulai dari pembelian tiket, baik penumpang maupun maskapai wajib memastikan bahwa persyaratan-persyaratan yang diperlukan seperti kartu identitas, surat keterangan PCR/Rapid Test yang masih berlaku dan surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan sesuai dengan peraturan. Jika memang tiket dijual melalui agen penjualan daring (online travel agent), agen penjualan tersebut harus memastikan fitur untuk melakukan pengunggahan dan validasi dokumen-dokumen tersebut," kata Novie dalam keterangannya, Selasa (9/6/2020).

Novie menegaskan seluruh dokumen harus dipenuhi terlebih dahulu kemudian divalidasi, setelah itu tiket baru boleh diterbitkan. Kemudian seluruh calon penumpang pun diwajibkan untuk melakukan proses check-in di bandara paling lambat tiga jam sebelum keberangkatan. Bila ada penumpang yang tidak patuh Novie mengatakan akan ditolak oleh operator penerbangan.

"Kami mohon kerja sama seluruh pengguna transportasi udara, untuk menerapkan jaga jarak selama di bandara, utamakan penggunaan fasilitas check-in mandiri. Patuhi arahan petugas bandara selama menjalani prosedur pemeriksaan sesuai dengan protokol kesehatan. Calon penumpang yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan wajib ditolak untuk diberangkatkan oleh maskapai," tegas Novie.

Novie juga mengimbau agar seluruh pengguna transportasi udara selama penerbangan dapat mematuhi protokol Kesehatan dan juga dapat meminimalisir interaksi baik dengan sesama penumpang maupun dengan awak kabin.

"Awak kabin agar selalu mengingatkan penumpang untuk menggunakan masker, mematuhi protokol kesehatan dan mengisi Health Alert Card (HAC) yang akan ditunjukkan kepada petugas di bandara kedatangan," kata Novie.

Novie mengatakan dalam apabila ada penumpang yang menunjukan gejala Corona di dalam pesawat saat penerbangan berlangsung akan dibawa ke area karantina di dalam pesawat. Dia mengatakan maskapai telah diwajibkan untuk mengosongkan tiga seat kursi pesawat udara dalam salah satu sisi pesawat.

"Kami juga telah memberikan pedoman teknis untuk penumpang yang sekiranya menunjukkan gejala sakit/batuk/bersin agar dipindahkan ke area karantina di dalam pesawat. Area karantina ini merupakan tiga seat kursi pesawat udara yang kosong dan berada di satu sisi. Jika ada kerabat atau pendampingnya agar juga dipindahkan ke area karantina," jelas Novie.

"Pemindahan dilakukan oleh awak kabin yang sudah berinteraksi dengan penumpang tersebut dan harus menggunakan face shield," tuturnya. (*)

Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]