Tak Mampu Beli HP untuk Ikut Kelas Online, Gadis 17 Tahun Ini Gantung Diri


Rabu, 10 Juni 2020 - 13:58:51 WIB
Tak Mampu Beli HP untuk Ikut Kelas Online, Gadis 17 Tahun Ini Gantung Diri Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Gadis berusia 17 tahun di Punjab, India, nekat menghabisi diri sendiri setelah tak mampu membeli smartphone untuk mengikuti kelas online.

Menyadur Gulf News, Rabu (10/6/2020), siswi kelas 11 sekolah menengah atas ini berasal dari keluarga tak mampu yang tinggal di distrik Mansa.

Tak ubahnya kebijakan di tempat lain terkait kegiatan belajar mengajar, sekolah gadis ini juga mengharuskan adanya kelas online selama pandemi virus corona.

Namun, siswi malang ini tak bisa berbuat lebih lantaran tak memiliki ponsel pintar. Ia sempat meminta orang tuanya untuk membeli smartphone.

Sang orang tua yang bekerja sebagai buruh tani, tak punya cukup uang untuk mengabulkan permintaan putrinya. Terlebih di tengah masa krisis virus corona di mana penghasilannya semakin berkurang.

Ayah korban, Jagseer Singh, mengatakan anaknya mengalami stres setelah tak bisa mendapatkan handphone baru untuk mengakses kelas online. Kemudian, si gadis memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di rumahnya.

"Dia terus meminta kami untuk membelikannya smartphone, tapi saya hanya buruh tani dan tak mampu untuk membelinya. Oleh karena itu, ia mengakhiri hidupnya," ujar Jagseer.

Insiden tersebut menambah deretan tragedi remaja yang memutuskan untuk bunuh diri lantaran kecewa tak bisa mengikuti kelas online di India.

Sebelumnya, seorang siswa kelas sembilan sekolah menengah pertama di Kerala juga nekat bakar diri hingga tewas karena tak keluarganya tak memiliki smartphone dan televisi untuk mengikuti kelas online.

Sekolah dan perguruan tinggi di Inida telah ditutup sejak adanya pandemi virus corona. Sebagai gantinya, pembelajaran jarak jauh dan kelas online pun diterapkan. (*)

Menyadur Gulf News, Rabu (10/6/2020), siswi kelas 11 sekolah menengah atas ini berasal dari keluarga tak mampu yang tinggal di distrik Mansa.

Tak ubahnya kebijakan di tempat lain terkait kegiatan belajar mengajar, sekolah gadis ini juga mengharuskan adanya kelas online selama pandemi virus corona.

Namun, siswi malang ini tak bisa berbuat lebih lantaran tak memiliki ponsel pintar. Ia sempat meminta orang tuanya untuk membeli smartphone.

Sang orang tua yang bekerja sebagai buruh tani, tak punya cukup uang untuk mengabulkan permintaan putrinya. Terlebih di tengah masa krisis virus corona di mana penghasilannya semakin berkurang.

Ayah korban, Jagseer Singh, mengatakan anaknya mengalami stres setelah tak bisa mendapatkan handphone baru untuk mengakses kelas online. Kemudian, si gadis memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di rumahnya.

"Dia terus meminta kami untuk membelikannya smartphone, tapi saya hanya buruh tani dan tak mampu untuk membelinya. Oleh karena itu, ia mengakhiri hidupnya," ujar Jagseer.

Insiden tersebut menambah deretan tragedi remaja yang memutuskan untuk bunuh diri lantaran kecewa tak bisa mengikuti kelas online di India.

Sebelumnya, seorang siswa kelas sembilan sekolah menengah pertama di Kerala juga nekat bakar diri hingga tewas karena tak keluarganya tak memiliki smartphone dan televisi untuk mengikuti kelas online.

Sekolah dan perguruan tinggi di Inida telah ditutup sejak adanya pandemi virus corona. Sebagai gantinya, pembelajaran jarak jauh dan kelas online pun diterapkan. (*)

 Sumber : Suara.com /  Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]