Jalani Sidang Perdana, Muzni Zakaria Duduk di Kursi Pesakitan PN Padang


Rabu, 10 Juni 2020 - 15:20:31 WIB
Jalani Sidang Perdana, Muzni Zakaria Duduk di Kursi Pesakitan PN Padang Terdakwa Muzni Zakaria duduk dikursi pesakitan.

HARIANHALUAN.COM - Sidang perdana Bupati Solok Selatan non aktif Muzni Zakaria digelar di Pengadilan Negeri (PN) Klas 1A Padang dengan agenda pembacaan amar dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu (10/6/2020).

Terdakwa sampai diruang pengadilan sekitar pukul 9.45 WIB dari sel tahanan Polda Sumbar. Dengan memakai baju batik warna orange,  dipersilahkan duduk di kursi pesakitan oleh hakim ketua Yose Rizal, beranggotakan M. Takdir dan Zalekah.

Sesuai amar dakwaan, terdakwa diduga telah melakukan Tindak Pidana Korupsi yakni menerima suap sebesar Rp125 juta dalam proyek pembangunan Masjid Agung Solok Selatan dan proyek pembangunan Jembatan Ambayan.

Selain itu, terdakwa juga telah diduga menerima sejumlah uang pinjaman dari Muhammad Yamin Kahar sebesar Rp3,2 miliar ditambah dengan barang berupa karpet masjid sebesar Rp50 juta.

"Dakwaannya alternatif yakni dakwaan satu dan dua. Pasal alternatif pertama yaitu pasal 12 b dan alternatif kedua yaitu pasal 11 undang-undang tindak pidana korupsi," sebut JPU KPK Riki B. Maghaz, Rabu (10/6/2020).

Kemudian terdakwa melalui Penasehat Hukum David Fernando Cs merasa keberatan dakwaan JPU. Karena beberapa dakwaan tersebut dinilai belum sepenuhnya benar, artinya keterangan-keterangan dari mesti harus diuji terlebih dahulu.

"Salah satu keberatan kita yakni terkait penerimaan uang Rp3,2 miliar dari Muhammad Yamin Kahar itu adalah hubungan keberdataan yaitu perjanjian pinjam meminjam dan itu secara yuridis formal bisa kami pertangungjawaban," sebut David.

Sambung David, pinjam meminjam itu, ada akta perjanjian antara kliennya dengan Muhammad Yamin Kahar yang  berencana mau jual beli tanah, karena yang bersangkutan (Muhammad Yamin Kahar) berkeinginan untuk membangun rumah di Solok Selatan.

"Kita akan membuktikan itu semua dengan menghadirkan saksi-saksi. Menanggapi dakwaan jaksa, kami keberatan dan akan mengajukan eksepsi," terangnya.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Hakim Yose Rizal, beranggotakan M. Takdir dan Zalekah, menerima keberatan tim Penasehat Hukum untuk mengajukan eksepsi dan mempersilahkan untuk menyiapkan berkas eksepsinya.

"Sesuai permintaannya, sidang dilanjutkan pada Rabu (17/6/2020) mendatang dengan agenda pembacaan eksepsi," sebut ketua hakim Yose Rizal. (*)

 

Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]