Luka Tanah Longsor Sarik Ateh, Yenni : Anak-anak Saya Tidak Ada Lagi Pak Wagub


Rabu, 10 Juni 2020 - 17:57:48 WIB
Luka Tanah Longsor Sarik Ateh, Yenni : Anak-anak Saya Tidak Ada Lagi Pak Wagub Saat dikunjungi Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit Rabu (10/6/2020), Yenni tidak henti-hentinya menangis sembari memanggil nama anaknya.

HARIANHALUAN.COM - Bencana tanah longsor yang terjadi di Jorong Sarik Ateh, Nagari Sarik Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok pada Jumat (5/6/2020) lalu sekitar pukul 02.00 WIB masih meninggalkan luka mendalam bagi pasangan suami istri Tarmizi (46) dan Yenni (44).

Pasalnya, akibat tanah longsor, keluarga ini harus mengikhlaskan kedua anaknya Melsa Gustia Putri (20) dan Rafky Aulia Zikra (13) tertimpa dinding belakang rumah yang menyebabkan keduanya meninggal dunia.

Saat dikunjungi Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit Rabu (10/6/2020), Yenni tidak henti-hentinya menangis sembari memanggil nama anaknya. Tanpa disadari Nasrul Abit pun ikut terharu sambil mengusap matanya. 

"Ikhlaskan mereka buk. Biar mereka berdua tenang di alam sana," ujar Nasrul Abit.

Yenni yang merupakan ibunda dari kedua korban menceritakan pada Wagub mengenai awal kejadian bencana longsor tersebut sambil terbata-bata. 

"Malam itu hujan sangat lebat, tiba-tiba terdengar gemuruh. Longsor datang persis mengahantam rumah kami. Kami tidak sempat lari keluar, dinding belakang rumah kami roboh menimpa kedua anak kami, pak Wagub," cerita Yenni.

Lanjut ia menjelaskan, kejadian ini pertama kali diketahui oleh suaminya ketika terbangun karena mendengar dentuman akibat hantaman longsor. Kedua anaknya ikut tertimpa material bangunan. 

"Saya selamat, hanya luka dibagian kaki sebelah kiri. Anak-anak saya sudah tidak ada lagi pak Wagub," kata Yenni yang terus menanggis.

Nasrul Abit mengatakan bahwa kejadian ini merupakan musibah dari Allah, jadikan ini sebagai intropeksi dan ambil hikmahnya. Dalam pertemuannya dengan keluarga korban dan masyarakat sekitar, Nasrul Abit menghimbau warga setempat untuk tetap berhati-hati pada saat hujan deras turun, karena wilayah Nagari Sarik Alahan Tigo ini berada pada lembah dan perbukitan rawan terjadi longsor.

Wakil Gubernur yang ditemani Wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin bersama OPD terkait, selain mengunjungi keluarga korban juga menyerahkan bantuan untuk meringankan kesulitan hidup yang dialami para korban. Ia berencana ingin merelokasi korban ke tempat lebih aman.

Menanggapi rencana relokasi tersebut,  seorang warga Wardi (53), mengaku bersyukur jika pemerintah bersedia menyiapkan lahan sebagai tempat permukiman baru. 

"Yang penting warga disini aman dan tidak jauh dari lahan pertanian. Atau kalau memang pemerintah mau menyiapkan lahan baru, saya pikir kita siap untuk direlokasi," kata Wardi. (*)

Reporter : Metria Indeswara /  Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]