Eka Putra Wirman Jadi Guru Besar Pertama Alumni Maroko


Kamis, 11 Juni 2020 - 00:34:27 WIB
Eka Putra Wirman Jadi Guru Besar Pertama Alumni Maroko Pengukuhan Rektor UIN IB Sumbar menjadi guru besar.

HARIANHALUAN.COM - Menteri Agama Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi mengikuti Rapat Senat Terbuka Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang secara online (via zoom) yang dipimpin oleh Prof. Dr. Syafruddin Nurdin dalam rangka pengukuhan dua orang Guru Besar (Profesor) di lingkungan UIN Imam Bonjol Padang pada Rabu (10/6/2020). 

Kedua Guru Besar yang dikukuhkan tersebut adalah Prof. Dr. H. Eka Putra Wirman, Lc, MA (Rektor UIN) sebagai Guru Besar di Bidang Ilmu Kalam pada Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama dan Prof. Dr. Martin Kustati (Wakil Direktur Pascasarjana) sebagai Guru Besar di Bidang Ilmu TESL (Pendidikan Bahasa Inggris) pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK).

Menag RI Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi dalam sambutannya dalam Rapat Senat Terbuka yang juga dihadiri secara virtual oleh Duta Besar Maroko untuk Republik Indonesia yang diwakili oleh Mr. Omar El Asli (Economic Counsellor) dan Gubernur Sumatera Barat Prof. Dr. Irwan Prayitno, Kakanwil Kemenag Sumbar, Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Yuliandri dan lainnya menyampaikan pesan berharga buat kedua orang Guru Besar tersebut.

“Saya sebagai Menteri Agama dan sebagai orang Minang sangat bangga atas keberhasilan kedua Guru Besar ini, semoga dengan kehadiran dua orang profesor ini akan dapat meningkatkan semangat pengabdian, meningkatkan mutu pendidikan di UIN Imam Bonjol, menjadi motivasi bagi para dosen muda untuk dapat meraih predikat Guru Besar,” kata Menag.

Ditambahkannya, jabatan profesor merupakan jabatan yang dicita-citakan oleh para dosen dan kehadirannya di sebuah perguruan tinggi sangat dinantikan. Hendaknya Guru Besar menjadi garda terdepan dalam mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dalam hal Pendidikan dan Pengajaran terjadi transformasi nilai.

"Mestinya orang-orang yang memiliki ilmu pengetahuan tinggi tidak terlibat dengan hal-hal tidak terpuji seperti tindak pidana korupsi dan lainnya. Menjadi agent of change dalam penelitian dan pengembangan serta pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Menag juga menyinggung agar segenap jajaran Kementerian Agama tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19. "Kita dan para santri harus bebas dari Covid-19," jelas Fachrul Razi.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dalam sambutannya secara daring tersebut menyampaikan rasa bangganya. Walaupun Covid-19 tetap mengancam, tapi pengukuhan Guru Besar tetap berjalan. “Kami sangat bangga dengan prestasi UIN Imam Bonjol Padang ini yang telah banyak memberikan bantuan dan dukungan dalam pembangunan Sumatera Barat, semoga kiprahnya akan semakin lebih baik dan mampu bersaing," tuturnya. 

Sumatera Barat adalah negeri ABS SBK (Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah), maka hadirnya UIN untuk memperkuat itu. "Selamat kepada Prof. Eka dan Prof. Martin," imbuhnya mengakhiri sambutannya karena akan mengikuti jadwal berikutnya mengikuti rapat secara daring dengan Presiden Republik Indonesia-Joko Widodo. (*)

 Sumber : rel /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]