Tak Takut Dilaporkan dan Dibuang Secara Adat, Ade Armando Sebut Adat Minang Berseberangan dengan Islam


Kamis, 11 Juni 2020 - 19:56:54 WIB
Tak Takut Dilaporkan dan Dibuang Secara Adat, Ade Armando Sebut Adat Minang Berseberangan dengan Islam Ade Armando

HARIANHALUAN.COM - Kontroversi pernyataan seorang Dosen Universitas Indonesia, Ade Armando mengenai kitab Injil berbahasa Minang menimbulkan kontra berbagai pihak. Bahkan, ia telah dilaporkan oleh tokoh adat yang tergabung dalam Badan Koordinasi Kerapatan Adat Nagari Sumatera Barat ke Polda Sumatera Barat.

Diberitakan sebelumnya, pemilik akun Facebook atas nama Ade Armando dilaporkan ke Polda Sumatera Barat. Menurut polisi, Ade diduga mengunggah ujaran kebencian dan berita bohong. Laporan polisi itu dibuat oleh tokoh adat yang tergabung dalam Badan Koordinasi Kerapatan Adat Nagari Sumatera Barat yang didampingi 21 pengacara.

Dilansir dari video yang diunggah chanel YouTube Total Politik, Ade Armando memberikan pernyataan bahwa ia tidak takut akan dibuang secara adat dan dilaporkan pada pihak berwajib. Tak sampai di situ saja, Ade juga mengatakan bahwa adat Minangkabau sebenarnya berseberangan dengan Islam.

"Justru menarik kalau pernah terjadi konflik yang sangat seriau antara kaum adat dan kaum agama (Paderi, red). Jadi bisa dibilang adat Minang itu berseberangan dengan Islam," katanya, Kamis (11/6).

Ia juga mengomentari bahwa keputusan Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno yang meminta Menkominfo untuk menarik aplikasi Injil berbahasa Minang terlalu kekanak-kanakan dan menunjukan pemikiran yang kolot. Ade menilai tindakan IP yang meminta aplikasi tersebut dihapus adalah suatu kesalahan yang besar.

"Jika IP mengatakan soal adat barangkali Anda salah benar mengatakan bahwa kehadiran dari Injil berbahasa Minang sebagai sesuatu yang datang dari luar Islam sebagai sesuatu yang bertentangan dengan adat. Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah tapi itu artinya ada konteks tertentu yang melahirkan prinsip tersebut," komentarnya.

"Saya tidak menafikan bahwa tanah Minang adalah tanah Islam bahwa mayoritas Islam. Pertanyaan saya adalah apakah benar Anda seorang Muslim yang teguh dan komit dengan agama Anda kemudian Anda takut ada Injil yang datang ke lingkungan Anda. Justru kalau Anda ketakutan Anda merupakan muslim yang tidak percaya diri dan muslim yang lemah iman. Jangan seperti katak dalam tempurung," jelasnya. (*)

Reporter : Merinda Faradianti /  Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]