2.446 KK Nagari Tarung-tarung Diusulkan Terima BLT Kabupaten


Kamis, 11 Juni 2020 - 20:58:47 WIB
2.446 KK Nagari Tarung-tarung Diusulkan Terima BLT Kabupaten Walinagari Tarung-Tarung, Asparudin.

HARIANHALUAN.COM - Sebanyak 2.446 kepala keluarga (KK) di Nagari Tarung-Tarung, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, diusulkan sebagai calon penerima Bantuan Sosial (Bansos) BLT kabupaten. 

Walinagari Tarung-Tarung, Asparuddin mengatakan, 2.446 KK tersebut adalah warga yang belum mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) di nagari itu. Sementara mereka, warga rentan miskin akibat terdampak Virus Covid-19.

"Data di atas sudah divalidasi dan selesai diverifikasi ditingkat nagari. Mereka ini adalah warga terdampak juga. Mereka, tercecer dari pendataan penerima bantuan sebelumnya. Menurut kita, mereka ini layak," ungkap Walinagari Asparuddin, Kamis (11/6).

Ia berharap, Dinas Sosial sebagai pemegang otoritas terkait penyaluran bantuan itu dapat mengabulkan usulan nagarinya sebagai penerima BLT kabupaten. 

"Dinsos sudah terima data kita. Harapannya, usulan kita dapat diterima dan direalisasikan secepatnya. Ini untuk meredam gejolak ditengah masyarakat. Karena semua warga juga terdampak korona," katanya. 

Dari total 24 ribu jiwa penduduk di Nagari Tarung-Tarung, sebanyak 262 KK tercatat sebagai penerima BLT dana desa, 501 KK penerima BLT Kemensos (Pusat), 453 KK BLT Provinsi Sumbar, 781 KK penerima PKH/BPNT, 37 KK BLT Baznas, 13 KK Bansos Polri, 11 KK Bansos BNI dan 30 KK Bansos BRI. 

Dikatakan, 30 persen dari Rp1,3 miliar lebih anggaran dana desa (ADD) di Nagari Tarung-Tarung dialokasikan untuk BLT dana desa dan penanggulangan Covid-19. Sementara kegiatan fisik ditengah pandemi dikurangi. 

"Dari enam kegiatan prioritas di tahun ini hanya satu kegiatan fisik yang diperbolehkan. Yakni, kegiatan PKTD pembangunan saluran antisipasi banjir senilai Rp120 juta di Jorong 9 Pancahan," katanya. 

Selain itu, kata dia, sejak pandemi berlangsung, pihaknya sudah membagikan 10.000 masker ke masyarakat, dimana dananya bersumber dari anggaran dana desa, pengadaan media cuci tangan di 17 titik keramaian, penyemprotan cairan disinfektan sebanyak 8 kali. 

"Kita juga melakukan penyemprotan disinfektan via mobil damkar sebanyak 4 kali, dengan kapasitas muatan 3.000 liter," ujarnya. 

Nagari Tarung-Tarung, kata Ketua Forum Walinagari (Forwana) se Kabupaten Pasaman ini, juga menyediakan 46 APD hazmat lengkap untuk tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 tingkat nagari.

"Juga ada 46 botol cairan antiseptik, 2 unit thermogun, mendirikan 2 unit posko Covid, menyiapkan 2 unit rumah isolasi mandiri bagi ODP," ujarnya. 

Memasuki era tatanan normal baru, Asparuddin berharap, masyarakat patuh dan disiplin mengikuti semua protokol kesehatan, meskipun di nagari itu belum ada warga yang terpapar virus korona. 

"Diakui, tingkat kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat sangat rendah. Meski begitu, kita tetap meminta penerapan new normal harus tetap dijalankan," tukasnya. (*)

 

Reporter : Yudi Lubis | Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]