Nelayan Jadi Saksi Kasus Gratifikasi Eks Sekretaris Mahkamah Agung


Jumat, 12 Juni 2020 - 11:27:01 WIB
Nelayan Jadi Saksi Kasus Gratifikasi Eks Sekretaris Mahkamah Agung KPK

HARIANHALUAN.COM - Penyidik KPK memanggil dua saksi terkait kasus suap-gratifikasi Rp46 miliar eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Salah satu saksi disebut sebagai nelayan.

"Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka HSO (Hiendra Soenjoto)," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (12/6/2020).

Dua saksi yang dipanggil KPK itu atas nama Jap Anastasia dan Agus Hariyanto. Dalam jadwal pemeriksaan KPK, Agus Hariyanto disebut sebagai nelayan atau bidang perikanan dan Jap Anastasia sebagai swasta.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Hiendra bersama Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono (RHE), menjadi tersangka kasus suap dan gratifikasi senilai Rp46 miliar terkait pengurusan sejumlah perkara di MA. 

Penerimaan tersebut terkait perkara perdata PT MIT melawan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) (Persero) pada 2010.Kemudian, pada Senin (1/6) malam, KPK menangkap Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono (RHE) di sebuah rumah di kawasan Simprug, Jakarta Selatan. 

Nurhadi dan Rezky ditangkap KPK setelah menjadi buron selama hampir 4 bulan. Kedua tersangka itu kini ditahan di Rutan KPK. Namun, hingga kini Hiendra belum juga tertangkap.

Tiga kendaraan hingga uang tunai yang sempat diamankan saat penangkapan Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono, kini berstatus disita KPK. KPK menyebut barang-barang itu berkaitan dengan kasus suap-gratifikasi Rp46 miliar. (*)

loading...
 Sumber : Detik.com /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 16 September 2020 - 18:54:51 WIB

    Edhy Prabowo Dengarkan Curhat Istri-istri Nelayan, Ini Isinya

    Edhy Prabowo Dengarkan Curhat Istri-istri Nelayan, Ini Isinya HARIANHALUAN.COM - Tak hanya meninjau pemanfaatan pulau-pulau kecil terluar untuk investasi, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo juga menyerap aspirasi masyarakat di sana..
  • Selasa, 11 Agustus 2020 - 20:35:47 WIB

    Siap-siap, Nelayan Bakal Dapat Bantuan Rp474,9 T dari KKP

    Siap-siap, Nelayan Bakal Dapat Bantuan Rp474,9 T dari KKP HARIANHALUAN.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan kembali menggelontorkan dana untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional imbas pandemi Covid-19, setelah mendapat tambahan anggaran tahun 2020 sebesar Rp474,9 .
  • Senin, 10 Agustus 2020 - 13:51:52 WIB

    25.000 Nelayan Kubu Gunakan Konverter Kit ABG

    25.000 Nelayan Kubu Gunakan Konverter Kit ABG HARIANHALUAN.COM - Konverter Kit ABG, salah satu kreasi dan inovasi seorang nelayan bernama Amin Ben Gas di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2010 silam, hingga kini, dinilai b.
  • Ahad, 31 Mei 2020 - 15:45:30 WIB

    Hore! 1,1 Juta Nelayan Bakal Dapat BLT, Nilainya Rp 600 Ribu/Bulan

    Hore! 1,1 Juta Nelayan Bakal Dapat BLT, Nilainya Rp 600 Ribu/Bulan HARIANHALUAN.COM - Pemerintah menyiapkan insentif untuk nelayan berupa bantuan langsung tunai (BLT). Targetnya adalah 1,1 juta nelayan yang terdampak pandemi COVID-19. Nilai bantuannya adalah Rp 600 ribu per bulan..
  • Kamis, 07 Mei 2020 - 11:20:58 WIB

    Pemerintah Beri Insentif Rp600 Ribu untuk Petani dan Nelayan di Indonesia

    Pemerintah Beri Insentif Rp600 Ribu untuk Petani dan Nelayan di Indonesia JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah memastikan akan memberikan dana bantuan sosial (bansos) sebesar Rp600 ribu tidak hanya akan diberikan kepada petani, tapi juga kepada nelayan di Indonesia..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]