Di Tengah Pandemi Covid-19, Pedagang Ini Justru Raup Omzet Rp100 Juta per Bulan


Jumat, 12 Juni 2020 - 17:54:12 WIB
Di Tengah Pandemi Covid-19, Pedagang Ini Justru Raup Omzet Rp100 Juta per Bulan Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Di tengah pandemi Covid-19, banyak usaha kuliner yang kesulitan dan kehilangan pelanggan. Bahkan, tak banyak yang gulung tikar atau bangkrut. Namun, ada pepatah mengatakan ‘di balik musibah, selalu ada berkah’. Pepatah inilah yang membuat usaha jamu tradisional meningkat, salah satunya Jamu Tradisional Mbak Elis.

Dalam situasi pandemi ini, jamu menjadi produk yang banyak dicari masyarakat. Sebab, jamu tradisional mampu meningkatkan imunitas tubuh agar terhindar dari Covid-19. Pemilik Jamu Tradisional Mba Elis, Listianingsih mengaku usaha yang dibangun tersebut merupakan turunan dari ibunda.

“Awal mula usaha ini dari ibu saya yang berjualan jamu keliling dari 2000 sampai 2007. Lalu di 2007, ibu saya berhenti karena harus merawat nenek yang sedang sakit. Setelah saya melahirkan anak kedua, ibu saya sering membuatkan jamu. Banyak saudara dan teman-teman yang datang menjenguk disuguhkan jamu. Mereka bilang jamunya enak, sehat dan segar,” ujarnya di acara ‘Jemput Rezeki’.

Usaha Jamu Tradisional Mbak Elis yang dibangun Listianingsih ini memiliki modal awal hanya Rp2 juta. Hingga akhirnya, Listianingsih mampu memproduksi jamu sebanyak 100-150 botol dan meraup omzet hingga Rp30 juta per bulan. Dalam situasi saat ini, pengusaha jamu tradisional ini memasarkan produknya melalui media sosial.

“Itu sebelum adanya Covid-19. Setelah adanya Covid-19, omzet saya mencapai Rp100 juta per bulan. Ada berkah di balik musibah,” ungkapnya. 

Sandiaga menilai keberhasilan Listianingsih ini merupakan buah perjuangan dan kerja keras seorang ibu. Menurut Sandiaga, wabah Covid-19 yang melanda di Indonesia menjadi berkah bagi para pengusaha jamu tradisional.

“Di balik setiap kesulitan, pasti ada peluang-peluang yang bisa dijadikan motivasi,” tutur Sandiaga.(*)

 Sumber : okezone /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 07 Juli 2020 - 16:42:11 WIB

    Disebut Tidak Dengarkan Aspirasi Driver, Ini Kata Gojek

    Disebut Tidak Dengarkan Aspirasi Driver, Ini Kata Gojek HARIANHALUAN.COM - Pihak manajemen PT. Gojek membantah bahwa perusahaan yang menawarkan jasa layanan transportasi ojek online (ojol) tersebut tidak mendengarkan aspirasi driver (pengemudi) yang melakukan demo, Senin (6/7/2020.
  • Senin, 06 Juli 2020 - 19:06:21 WIB

    Banyak Orang Mendadak Jadi Pedagang, Pertanda Apa?

    Banyak Orang Mendadak Jadi Pedagang, Pertanda Apa? HARIANHALUAN.COM - Pastinya Anda pernah membeli barang dagangan kawan atau kolega yang dijajakan di grup WA atau media sosial, atau lainnya. Saat pandemi, tren semacam ini makin pesat, saat banyak orang 'mendadak' jadi pedag.
  • Rabu, 01 Juli 2020 - 17:00:09 WIB

    Econand Training & Business Consultant Gelar Webinar Trik Pemulihan Bisnis UMKM di Era New Normal

    Econand Training & Business Consultant Gelar Webinar Trik Pemulihan Bisnis UMKM di Era New Normal HARIANHALUAN.COM - Econand Training & Business Consultant akan menggelar Webinar via aplikasi zoom mengenai Trik Bisnis UMKM "Recovery Bisnis di Era New Normal", Kamis (9/7/2020) mendatang..
  • Selasa, 30 Juni 2020 - 21:32:00 WIB

    Wah, Ada Hujan Berlian di Planet Neptunus dan Uranus

    Wah, Ada Hujan Berlian di Planet Neptunus dan Uranus HARIANHALUAN.COM - Dikenal sebagai planet es raksasa, Planet Neptunus dan Uranus memiliki reaksi fisik yang luar biasa karena di bawah permukaanya yang dingin, suhu serta tekanannya yang tinggi. Bahkan, para ilmuwan percaya b.
  • Senin, 29 Juni 2020 - 13:08:20 WIB

    Tiga Unit Early Warning Sistem di Pantai Tiku Tak Berfungsi

    Tiga Unit Early Warning Sistem di Pantai Tiku Tak Berfungsi HARIANHALUAN.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, memantau dan memastikan kesiapan sembilan unit sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) di sepanjang Pantai Tiku, Ke.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]