Akhirnya, Biang Kerok Tagihan Listrik Mahal Terungkap


Jumat, 12 Juni 2020 - 18:37:47 WIB
Akhirnya, Biang Kerok Tagihan Listrik Mahal Terungkap Ilustrasi/Foto: Rengga Sancaya

HARIANHALUAN.COM - Belakangan ini pelanggan PLN menyoroti tagihan listrik tiba-tiba bengkak. Menteri BUMN Erick Thohir pun buka-bukaan mengenai penyebab tagihan listrik bengkak.

"Isu yang sekarang lagi hot 'kok tiba-tiba tagihan naik'. Kan bukan naik. Yang tadinya bulanan, karena kemarin ada COVID-19 ya tidak tertagihkan, dia baru ditagihkan pada bulan yang bisa ditagihkan. Jadi kayaknya 'wah' padahal itu tagihan berapa bulan dijadikan satu," kata dia, dikutip dari detik.com, Jumat (12/6/2020).

Namun, lanjut dia, PLN sudah mengumumkan bahwa pelanggan bisa mencicil tagihan listriknya.

"Nah memang kan kita biasa kalau nggak ditagih lupa, pas ditagih marah. Padahal kita nggak melihat break down-nya. Tetapi apapun, kemarin PLN sudah bikin announcement bisa dicicil," jelasnya.

PT PLN (Persero) belum lama ini merilis skema penghitungan tagihan listrik. Hal ini bertujuan untuk melindungi pelanggan rumah tangga yang tagihan listriknya melonjak pada bulan Juni.

Dengan skema tersebut, pelanggan yang tagihan listriknya melonjak akan mendapat relaksasi pembayaran. Pelanggan hanya perlu membayar tagihan sebesar bulan lalu ditambah 40% dari kenaikan tagihan listrik bulan Juni ini, lalu sisanya dibagi rata dalam 3 bulan ke depan. Diharapkan, skema tersebut dapat mengurangi beban pelanggan yang tagihan listriknya meningkat tajam.

"Jika tagihan listrik bulan Mei dihitung dengan rata-rata 3 bulan dan listrik bulan Juni meningkat minimal 20%, maka konsumen berhak menerima perlindungan lonjakan dengan hanya membayar tagihan sebesar bulan lalu ditambah 40% kenaikan bulan ini. Sisanya 60% dibayar 3 bulan selanjutnya," kata Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero) Bob Saril dalam Konferensi Pers bertajuk Tagihan Rekening Listrik Pascabayar, Sabtu (6/6/2020).

Dalam dua bulan terakhir, sebagian pelanggan PLN, tagihan rekening bulanannya dihitung dari rata-rata 3 bulan terakhir pemakaian, akibat pemberlakuan PSBB di beberapa wilayah sebagai dampak dari pandemi COVID-19. Pada saat itu, sebagian pelanggan ditagih pembayarannya menggunakan rata-rata tersebut. Namun, bulan ini, pembayarannya bisa dicicil. (*)

 Sumber : Detik.com /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 02 Juni 2020 - 07:28:56 WIB

    Akhirnya, Pekerja Terkena Covid-19 Dapat Jaminan Kecelakaan Kerja

    Akhirnya, Pekerja Terkena Covid-19 Dapat Jaminan Kecelakaan Kerja HARIANHALUAN.COM -- Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor M/8/HK.04/V/2020 tentang Perlindungan Pekerja/Buruh Dalam Program Jaminan Kecelakaan Kerja Pada Kasus P.
  • Senin, 03 Februari 2020 - 10:36:16 WIB

    Akhirnya, Satu Tersangka Ditetapkan KLHK Atas Perdagangan Orang Utan

    Akhirnya, Satu Tersangka Ditetapkan KLHK Atas Perdagangan Orang Utan JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera, Seksi Wilayah I menetapkan IG (38) sebagai tersangka kasus perdagangan orang utan yang sebelumnya melarikan diri, 31Januari 2020 lalu. IG adalah pemilik 2 ekor .
  • Selasa, 17 Desember 2019 - 14:38:36 WIB

    Akhirnya, IP Klarifikasi Chat Istri Soal 'Tembak Mati'

    Akhirnya, IP Klarifikasi Chat Istri Soal 'Tembak Mati' PADANG, HARIANHALUAN.COM - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno akhirnya buka suara soal heboh chat istrinya, Nevi Zuariana, yang bicara 'kalau ada yang tembak mati Andre'. Irwan menegaskan chat itu hanya perumpama.
  • Senin, 22 Juli 2019 - 10:12:52 WIB

    Akhirnya, Turini Bisa Pulang ke Kampung Halamannya Hari Ini

    Akhirnya, Turini Bisa Pulang ke Kampung Halamannya Hari Ini JAKARTA, HARIANHALUAN.COM—Setelah berhasil ditemukan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh, Turini akhinya bisa pulang ke tanah air hari ini, Senin (22/7). Turini bisa bernafas lega dan kembali menghirup udar.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]