Kasus Covid-19 Masih Meningkat, New Normal Dinilai Tak Bisa Diterapkan Nasional


Sabtu, 13 Juni 2020 - 09:04:49 WIB
Kasus Covid-19 Masih Meningkat, New Normal Dinilai Tak Bisa Diterapkan Nasional Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Perwakilan Kelompok Kerja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Erlina Burhan menjelaskan saat ini tidak bisa menerapkan new normal secara nasional. Hal tersebut kata dia, melihat data kasus Covid-19 hingga 11 Januari 2020 hingga kini masih meningkat.

"Ini update kasus per 11 Januari memang masih meningkat. Kalau kita lihat sepintas, barangkali kita tidak bisa secara negara melakukan new normal tapi bisa per provinsi atau kota, kabupaten," kata Erlina dalam siaran telekonference dengan tema : diskusi Kesiapan Normal Baru: Distorsi Informasi Saat Normalisasi, Jumat (12/6).

Sebab menurut Dokter spesialis paru tersebut new normal harus memiliki persyaratan. Mulai dari memiliki transisi covid-19 yang telah terkontrol hingga mengendalikan kasus imported.

"Jadi di bandara mesti ketat. Terpenting masyarakat sepenuhnya diedukasi serta ikut berperan dan diberdayakan dalam masa transisi ini," ungkap Erlina.

Sebab itu, jika suatu negara bisa memberlakukan new normal yaitu harus berhasil mengendalikan transisi. Erlina menilai jika di Indonesia, hanya beberapa provinsi yang sudah berhasil.

"Untuk Indonesia kita melihatnya mungkin per provinsi atau per kota. lalu 4 hal, sarananya mendukung, usaha kesadaran dan kedisiplinan gaya hidup masyarakat mendukung, pemeriksaan kapasitasnya bisa ditingkatkan, dan sistem kesehatannya juga siap," jelas Erlina. (*)

Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]