Ini Skenario Pemulihan Ekonomi Sumbar di Era Tatanan Normal Baru


Sabtu, 13 Juni 2020 - 18:21:57 WIB
Ini Skenario Pemulihan Ekonomi Sumbar di Era Tatanan Normal Baru Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wagub Nasrul Abit.

HARIANHALUAN.COM - Melalui rapat bidang ekonomi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyampaikan perlunya disusun program dan kegiatan untuk pemulihan ekonomi Sumatera Barat di kehidupan era tatanan baru normal ini. Tahapan atau langkah yang sudah dilakukan oleh Pemprov Sumbar menghadapi Covid-19 adalah Pertama dari segi kesehatan. 

"Inilah yang kita lakukan dari awal dulu, mulai munculnya wabah ini, kita sibuk terkait dengan Covid-19. Alhamdulillah hasil dari kesibukan kita ini membuat sebaran Covid-19 di Sumbar melandai bahkan terhenti. Empat hari terakhir untuk kabupaten/kota tidak ada, kecuali Padang. Di Padang pun klasternya masih yang lama, yaitu pasar raya," ungkap Irwan. 

Kedua, untuk memutus mata rantai Covid-19, dilakukan PSBB, akibatnya orang tidak bekerja. "Untuk tahapan kedua ini, khususnya untuk bantuan provinsi (Bansos) sudah jalan. Untuk bantuan bulan Juni, hari senin depan sudah bisa dicairkan. Berikutnya kita masih menunggu terkait bantuan lanjutan untuk bulan Juli sampai September, kita tunggu juklak juknisnya," jelas Gubernur.

Gubernur juga menyampaikan bahwa untuk kasus di Sumatera Barat, bantuan sosial ini cukup, angka-angkanya sampai dengan 83% Kepala Keluarga (KK) yang tercover, tinggal lagi 17% (PNS, TNI, Polri dan masyarakat mampu). "Orang miskin baru sudah terbantu dengan bantuan kita," jelas Irwan kemudian.

Ketiga, perlunya stimulus ekonomi, ada dua isu yang sampai sekarang belum tuntas, yaitu Isu bantuan sosial dari Juli sampai September belum jelas, stimulus ekonomi belum jelas juga. "Yang ada itu adalah OJK memerintahkan kepada Bank untuk relaksasi kepada UMKM dan memberikan tambahan modal, tidak ada follow up sama sekali," kata Irwan.

"Jadi point pertama tentang Covid-19 sudah jalan. Insha Allah, on the track. Tinggal kita jaga dan kawal dengan kekuatan sistem kesehatan yang sudah kita siapkan. Kedua, bantuan terhadap dampak-dampak itupun sudah kita berikan dan sudah jalan, rasanya tidak ada riak dan dirasa sudah tercover dan rasanya tidak ada orang mati  kelaparan di Sumatera Barat," tutup Gubernur. (*)

Reporter : Metria Indeswara | Editor : Agoes Embun

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]