Sa Yes, Hatikoe


Ahad, 14 Juni 2020 - 06:08:53 WIB
Sa Yes, Hatikoe Dosen Politeknik ATI Padang/Ahli Madya K3 Konstruksi Indonesia, H. Candrianto, ST.M.Pd.IPM.CSE

Ada apa di tahun 2020, jawabnya ada penyakit Corona virus 2019 yang disingkat dengan COVID-19. Setelah berlalu lebih kurang 95 hari virus ini menyebar di Indonesia dan bahkan seluruh penjuru dunia maka kita memasuki babak baru yang kenal dengan “NEW NORMAL”. Prinsip utama dari new normal itu sendiri adalah dapat menyesuaikan dengan pola hidup.

Oleh : H. Candrianto, ST.M.Pd.IPM.CSE
Dosen Politeknik ATI Padang/Ahli Madya K3 Konstruksi Indonesia

Oleh karenanya, perubahan perilaku akan menjadi kunci optimisme dalam menghadapi Covid-19. Pada masa ini semua aktivitas akan dijalankan oleh sejumlah daerah yang ada di tanah air. Beberapa aktivitas produktif dalam rangka mempertahankan kinerja keseluruhan masyarakat juga bisa kembali dijalankan, dengan syarat tidak boleh mengabaikan protokol kesehatan.

Beberapa perusahaan bahkan industri sudah meminta karyawannya untuk kembali masuk kantor dan melaksanakan kegiatan termasuk sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satu keresahan yang digaungkan pekerja kantoran dalam menyongsong new normal adalah keamanan penggunaan moda transportasi umum yang biasa mereka gunakan, seperti KRL, bus, hingga MRT.

Di samping kekhawatiran seputar kebersihannya, faktor kepadatan penumpang, baik di dalam kendaraan ataupun di stasiun/halte, termasuk ruang kantor yang terbuka dan tanpa sekat, pemakaian barang-barang kantor yang sering digunakan bergantian, seperti gelas, piring, sendok, dan semacamnya menyebabkan banyak orang khawatir akan penularan si COVID 19 ini.

Untuk penyelesaian masalah ini, seseorang harusnya memiliki satu kekuatan dalam menyelesaikannya dengan Prinsip SA…. Yes, HATIKOE…. agar menghadapi hidup di masa NEW Normal ini akan menjadi lebih baik dan berkualitas.

Sa.. Yes (Safety Yes)

Penggunaan safety seperti masker, face shield, kaca mata, topi, helm, baju kerja sangatlah penting dalam mencegah si Covid 19 ini. Penggunaan safety ini ada yang satu kali pakai dan ada yang lebih dari satu kali pakai.

HATIKOE …. (Hand Sanitizer, Tisu, Uang Elektronik)

1. Hand sanitizer

Diperlukan jika tidak menemukan tempat untuk mencuci tangan dengan menggunakan sabun, seperti di dalam bus atau kereta. Belilah hand sanitizer dengan kandungan alkohol setidaknya 60 persen karena produk dengan persentase alkohol di bawah itu tidak mampu membersihkan tangan Anda dari virus dan bakteri secara efektif.

2. Tisu kering dan basah

Tisu kering dapat digunakan untuk mengeringkan tangan Anda setelah mencuci tangan. Sementara tisu basah bisa dipakai untuk membersihkan barang-barang dan permukaan tertentu, seperti meja, dudukan toilet, dan semacamnya.

3. Uang Elektronik atau dompet online

Menurut beberapa studi, uang dapat menjadi tempat singgah virus dan bakteri. Hal ini berlaku untuk uang kertas dan logam. Meski belum ada bukti spesifik tentang virus corona, tidak ada salahnya kita tetap berhati-hati. Sebagai alternatif pembayaran, bisa menggunakan uang elektronik atau dompet online sebagai metode pembayaran sementara, baik itu di stasiun, halte, maupun di berbagai tempat lainnya.

4. Peralatan makan

Sebaiknya membawa peralatan makan sendiri dari rumah. Peralatan ini bisa berupa sendok, garpu, dan tempat makan. Penggunaan peralatan makan sendiri dapat meminimalisir potensi penyebaran virus corona yang bisa menempel pada permukaan benda-benda tersebut selama berhari-hari.

Dengan kekuatan dan Prinsip SA….Yes, HATIKOE…. ini mudah-mudahan dapat diimplementasi dan diterapkan bagi diri sendiri, masyarakat, dan bangsa kita yang sedang memeasuki babak baru melalui NEW NORMAL saat ini. (*)

 Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]