Jangan Panik, Cukup Lakukan Ini saat Motor Injeksi Kehabisan Bensin


Ahad, 14 Juni 2020 - 08:03:42 WIB
Jangan Panik, Cukup Lakukan Ini saat Motor Injeksi Kehabisan Bensin Ist

HARIANHALUAN.COM - Kejadian kehabisan bensin bisa terjadi pada semua jenis sepeda motor, termasuk yang sudah menggunakan teknologi injeksi.

Bagi para pemilik motor injeksi, mungkin ada beberapa yang sangat khawatir jika mengalami kejadian ini.

Tak sedikit yang beranggapan bahwa kehabisan bahan bakar minyak ( BBM) akan membuat perangkat injektor mudah rusak.

Padahal, anggapan tersebut tidaklah benar. Motor injeksi yang kehabisan bensin ternyata tidak berpengaruh pada komponen injektor.

Akan tetapi, jika motor injeksi yang mengalami kejadian ini ternyata membutuhkan perlakuan berbeda saat pertama kali menghidupkannya.

Senior Instructor Astra Motor Training Center Semarang Fachrul Reza mengatakan, saat motor injeksi kehabisan bensin maka langkah yang pertama tentunya mengisinya dengan bensin.

"Setelah itu untuk menghidupkannya putar kunci on lalu gunakan starter elektrik atau manual," ujarnya dikutip dari Kompas.com, Minggu (14/6/2020).

Reza menambahkan, jika motor belum juga bisa menyala jangan dipaksakan untuk terus memencet tombol starter elektrik, dengan tujuan agar mesin bisa lebih cepat hidup.

Pasalnya, memaksakan motor langsung hidup dengan memencet tombol elektrik dalam waktu yang lama justru bisa merusak komponen motor.

"Sekali pencet tombol starter elektrik jangan sampai lebih dari lima detik, kalau lebih bisa merusak komponen motor starter," katanya.

Hal ini disebabkan karena saat elektrik starter terus dipencet otomatis motor starter akan bekerja lebih keras dalam waktu yang lama.

Kondisi ini tentunya membuat motor starter menjadi panas dan bisa berpotensi menyebabkan kerusakan.

"Kalau motor tidak bisa langsung hidup, sebaiknya kembali diulangi lagi dengan memutar kunci on dan mencobanya menghidupkan mesin," ucapnya.

Dengan cara ini, maka menghidupkan motor injeksi yang sempat kehabisan bensin bisa lebih aman dan terhindar dari terjadinya kerusakan pada komponennya.

Pemilik bengkel spesialis matik Naranata Motor Joko Purnomo mengatakan, saat motor injeksi kehabisan bahan bakar akan ada udara yang masuk.

Maka udara tersebut harus dikeluarkan terlebih dahulu agar mesin bisa kembali menyala.

"Saat motor injeksi kehabisan bensin udara akan masuk ke injektor, maka udara harus dikeluarkan terlebih dahulu. Caranya dengan memutar kunci kontak on-off sebanyak lima kali," katanya. (*)

 Sumber : Kompas.com /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]