Jelang New Normal Fase III, 8 PDP Masih Dirawat di Dharmasraya


Ahad, 14 Juni 2020 - 13:15:00 WIB
Jelang New Normal Fase III, 8 PDP Masih Dirawat di Dharmasraya Suasana kegiatan di salah satu Posyandu yang mulai diaktifkan kembali layanannya belum lama ini oleh pihak Pemerintah Kabupaten Dharmasraya,secara bertahap dengan tetap menerapkan standar protokol kesehatan yang diberlakukan pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

HARIANHALUAN.COM - Dalam pelaksanaan terapan tatanan kenormalan baru atau New Normal fase II dan jelang memasuki fase III pada 15 Juni 2020, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, melaporkan sebanyak 8 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) positif terpapar virus Covid-19 masih dalam perawatan.

"Dari total 22 kasus positif Covid-19 sebanyak 14 orang sudah dinyatakan sembuh dengan tingkat sebaran tertinggi berada di pusat jantung pemerintahan daerah kawasan Sungai Dareh Kecamatan Pulau Punjung," ungkap juru bicara Gugus Tugas Penanganan Penyebaran Covid-19 setempat, dr Rahadian, belum lama ini.

Menurutnya, meskipun pelaksanaan New Normal sudah dimulai sejak 8 Juni 2020 di daerah itu, pihaknya terus melakukan sejumlah penguatan-penguatan demi memutus mata rantai sebaran dan mulai membuka beberapa pelonggaran yang diatur dalam penerapan New Normal di tengah-tengah masyarakat.

Salah satunya, lanjut dia, dengan terus melakukan pemantauan mendalam terhadap pelaksanaan Swab Test penuh terhadap sampel yang diambil secara acak serta memastikan pelaksanaan standar protokol kesehatan tetap berjalan khususnya pada tempat-tempat keramaian yang sudah diperbolehkan beraktifitas dengan syarat ketat, di sekolah dan beberapa titik pelayanan kesehatan seperti Posyandu dan lain sebagainya.

"Titik pantau utama adalah memastikan masyarakat tetap menjaga jarak aman, tetap menggunakan masker dan populasi tempat atau ruangan diisi tidak melebihi 50 persen dari kapasitas yang ada," jelasnya.

Sementara itu, salah seorang masyarakat Sungai Dareh, Fitrawati (41) mengaku masih kebingungan dalam menjalankan tatanan New Normal, karena ada sebagian masyarakat yang menganggap standar protokol kesehatan seperti menggunakan masker audah tidak diperlukan lagi.

"Kami khawatir perbedaan persepsi tersebut dapat menimbulkan potensi penyebaran baru, apalagi jika sekolah sudah mulai dibuka tentu akan berisiko bagi keselamatan anak-anak kami," tutupnya. (*)

Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]