Cegah Karhutla, Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar Gelar Patroli di Pasaman


Ahad, 14 Juni 2020 - 17:46:51 WIB
Cegah Karhutla, Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar Gelar Patroli di Pasaman Kadis Kehutanan Provinsi Sumbar, Yozarwardi UP, bersama jajaran saat menggelar patroli cegah karhutla di Pasaman.

HARIANHALUAN.COM - Cegah kebakaran hutan dan lahan, Tim Satgas pengendalian Karhutla Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat lakukan patroli di wilayah sekitar kawasan hutan di Kabupaten Pasaman.

Patroli pencegahan Karhutla ini menerjunkan Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Pasaman Raya bersama masyarakat sekitar kawasan hutan. 

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, Yozarwardi Usama Putra menjelaskan, bahwa sasaran yang dituju oleh pihaknya adalah lokasi rawan Karhutla, seperti di Langung, Koto Rajo, Abam dan Gantiang. 

"Pada tahun sebelumnya, ke empat lokasi itu telah terjadi Karhutla. Dengan patroli ini kita ingin kebakaran hutan tidak terulang lagi di kawasan itu," ujar Yozarwardi kepada harianhaluan.com, Minggu (14/6/2020).

Pola patroli kali ini, kata dia, pihaknya tidak hanya melakukan pemantauan terhadap kawasan hutan yang rawan karhutla. Tetapi juga menekankan komunikasi dengan tokoh masyarakat di tingkat tapak. 

"Kita berdiskusi dan mendengarkan pengalaman-pengalaman mencegah terjadinya Karhutla di daerah tersebut. Kita sering menyebutnya kearifan lokal atau local wisdom," ungkap mantan Kadis Kehutanan Kabupaten Pasaman ini. 

Saat di Gantiang, Kamis (11/6), kata Yoz, pihaknya berjumpa dengan salah seorang tokoh masyarakat yang cukup disegani. Lewat ceritanya, ninik mamak itu mengungkapkan kebakaran hutan dan lahan telah menghanguskan kebun milik masyarakat disekitar kawasan hutan. 

"Saya mendengarkan pengalaman beliau Pak Datuak Perpatih (Masri Dt Perpatih), bahwa beberapa waktu lalu ketika terjadi Karhutla di kampung itu, loncatan api telah membakar kebun anggota kelompok. Dan untuk memadamkan apinya sangat sulit," ujar Yoz. 

Tokoh itu pun, kata Yoz, sangat mengapresiasi dilaksanakannya kegiatan tersebut. Menurutnya, patroli dan sosialisasi seperti itu sangat tepat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan dikemudian nanti. 

"Insya Allah, kami akan sampaikan ke masyarakat untuk cegah Karhutla dan akan saya ajak semua cucu kemenakan serta warga untuk turut mencegah terjadinya Karhutla di kampung kami, ujar Pak Datuak," kata Yoz. 

Yoz pun mengaku bangga dengan  pemahaman dan komitmen tokoh masyarakat seperti Datuk Perpatih tersebut dalam menjaga hutan agar tetap lestari hingga ke anak cucunya nanti. 

"Bersilaturahmi dengan Pak Datuak sangat menyenangkan hati. Selain bersilaturahmi, kami juga bernostalgia mengingat ketika musim batu akik dulu, saya sering kesini. Apresiasi buat beliau," ulas Yoz. 

Sebelum melanjutkan perjalanan, Yozarwardi bersama rombongan juga menyambangi beberapa anak seusia Sekolah Dasar (SD) di kampung itu. Bercerita sambil bercengkrama tentang mencegah Karhutla. 

"Mencegah karhutla ini bisa lewat kearifan lokal dan edukasi sejak dini," pungkasnya. Selain itu, perlu dukungan Pemkab untuk cegah dan kendalikan karhutla di daerah," ujarnya. (*)

 

Reporter : Yudi Lubis | Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]