Peneliti Sarankan Pilkada Ditunda, Ini Alasannya


Ahad, 14 Juni 2020 - 18:45:18 WIB
Peneliti Sarankan Pilkada Ditunda, Ini Alasannya ilustrasi Pilkada

HARIANHALUAN.COM - Sejumlah peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyarankan rencana pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020 diundur. Hal tersebut karena pandemi Covid-19 belum kunjung usai dan tingkat kedisiplinanan masyarakat mengikuti protokol kesehatan masih rendah.

Pemerintah akan menggelar Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020, salah satu alasannya belum ada kepastian wabah Covid-19 berakhir. "Bukan hal yang salah kalau Pilkada diundur,” kata Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan LIPI Tri Nuke Pudjiastuti pada Webinar Polemik Penyelengaraan Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19 dikutip dari laman Lipi.go.id.

"Jangan sampai Pilkada berjalan dengan tanpa makna,” kata Kepala Pusat Penelitian Politik LIPI, Firman Noor.

"Jangan sampai dalam situasi pandemi seperti ini terjadi sengketa bila Pilkada dilakukan secara tidak serentak ataupun online,” kata Peneliti Pusat Penelitian Politik LIPI, Moch. Nurhasim.

Menurut para peneliti ini, Indonesia termasuk negara paling singkat waktu penundaan Pilkadanya. Bukan hanya masalah tanggal, tapi juga cara pelaksanannya karena berkaitan erat dengan demokrasi. Jika Pilkada tetap 9 Desember, harus dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. (*)

 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Agoes Embun

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]