Tren Fashion Saat Normal Baru Demi Cegah Penularan Covid-19


Senin, 15 Juni 2020 - 06:51:08 WIB
Tren Fashion Saat Normal Baru Demi Cegah Penularan Covid-19 Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Jelang normal baru (new normal), diprediksi akan terjadi sejumlah tren yang akan mengubah kebiasaan dan gaya hidup, termasuk di dunia fesyen dan mode.

Menurut perancang busana Musa Widyatmojo, mencoba pakaian sebelum dibeli (fitting) dan bilik ganti (fitiing room) di butik atau mal, hingga pergelaran busana (fashion show) akan menjadi berbeda di fase normal baru ini.

"Misalnya seperti di departement store, kita biasanya fitting (sebelum beli pakaian). Sekarang new normal-nya adalah tidak ada lagi fitting room. Customer tidak boleh mencoba baju karena bisa saja menjadi sarana (penularan) virus," kata Musa dalam siaran IG Live bersama Caren Delano, Minggu (14/6) malam.

Sebagai informasi, membeli pakaian tanpa fitting sendiri sudah mulai diterapkan di sejumlah butik di New York, Amerika Serikat. Opsi ini kemudian dialihkan menjadi "window shopping" melalui platform digital.

Lebih lanjut, selain mengubah kebiasaan konsumen, hal ini tentu mendorong pelaku bisnis fesyen untuk lebih kreatif dan beradaptasi dengan cepat agar dapat bersaing di industri ini.

"Jadi, brand akan membuat standar yang lebih bagus. Mau tidak mau kita (produsen) harus ciptakan sesuatu dengan sistem dan standar baru dan kuat. Itu jadi tantangan tentang apa yang kita lakukan sebagai retailer maupun pembuat koleksi," ujar Musa.

Selain membeli pakaian tanpa fitting, pergelaran busana (fashion show) secara virtual pun diprediksi akan mulai diperkenalkan dan dilakukan oleh rumah-rumah mode dunia.

Menurut desainer yang sudah 30 tahun berkecimpung di dunia fesyen Tanah Air itu, fashion show virtual merupakan perubahan yang tak terelakkan menyusul dampak dari pandemi COVID-19 ini.

Ia berharap, fashion show virtual dapat mengembalikan esensi dari perhelatan tersebut; yakni untuk memperkenalkan produk, brand, dan mempererat hubungan bisnis antara produsen dan klien (konsumen).

"Itu penyesuaian yang harus terjadi. Melakukan fashion show juga harus sesuai kemampuan brand, bukan hanya sebagai social event, melainkan business (fesyen itu sendiri)," ujar Musa melanjutkan.

Sejumlah fashion show virtual pun akan segera dihelat. Beberapa di antaranya adalah Hermes yang akan berpartisipasi dalam Paris Men Fashion Week (5/7), dan Gucci melalui Milan Fashion Week Digital (17/7).(*)
 

 Sumber : Antara /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 16 Mei 2020 - 14:48:15 WIB

    Tenaga Medis Mulai Menyerah? Hastag Indonesia Terserah Jadi Trending

    Tenaga Medis Mulai Menyerah? Hastag Indonesia Terserah Jadi Trending HARIANHALUAN.COM - Laju penambahan pasien positif COVID-19 di Indonesia memang mengalami naik dan turun. Bahkan, pada pekan ini Indonesia sempat memecahkan rekor kasus harian COVID-19, yakni bertambah hingga 689 orang, sedang.
  • Ahad, 10 Mei 2020 - 20:16:26 WIB

    Resepsi Nikah Online Jadi Tren Baru di China di Tengah Corona.

    Resepsi Nikah Online Jadi Tren Baru di China di Tengah Corona. Pandemi virus corona mendorong berbagai perubahan, mulai dari bekerja dari rumah, sekolah dari rumah, hingga menikah online. Di daratan China, baru-baru ini pasangan Ma Jialun dan Zhang Yitong menggelar resepsi secara online .
  • Sabtu, 29 Februari 2020 - 10:21:16 WIB

    Helm Tabung Gas 3 Kg Sudah Biasa, Tren Terbaru Helm dari Teko Air

    Helm Tabung Gas 3 Kg Sudah Biasa, Tren Terbaru Helm dari Teko Air JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Memang ada-ada saja nih pengendara +62 alias pengendara di Indonesia. Kalau sebelumnya banyak beredar helm dengan desain tabung gas 3 kg, kali ada helm dengan berdesain teko..
  • Ahad, 16 Februari 2020 - 08:37:50 WIB

    Wuih! Kencan Online Jadi Trend Para Jomblo

    Wuih! Kencan Online Jadi Trend Para Jomblo JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Di era teknologi maju seperti saat ini, mencari jodoh bukanlah hal yang rumit. Banyaknya aplikasi kencan online telah mengubah cara orang mencari calon pasangan, termasuk konsumsi jomlo dalam.
  • Kamis, 26 Desember 2019 - 10:40:57 WIB

    5 Tren Makanan Paling Nyeleneh yang Muncul Sepanjang 2019

    5 Tren Makanan Paling Nyeleneh yang Muncul Sepanjang 2019 JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Sepanjang 2019 muncul banyak tren makanan termasuk yang nyeleneh. Ada emas yang bisa dimakan hingga sandwich berbahan acar..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]