Pengamat Transportasi: Diprediksi akan Banyak yang Beralih ke Kendaraan Pribadi Saat New Normal


Senin, 15 Juni 2020 - 08:51:05 WIB
Pengamat Transportasi: Diprediksi akan Banyak yang Beralih ke Kendaraan Pribadi Saat New Normal Benarkan pengguna transportasi umum akan beralih ke kendaraan pribadi saat new normal?

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Memasuki new normal, sejumlah protokol kesehatan diterapkan untuk menghindari penularan di transportasi umum. Menurut pengamat transportasi Djoko Setijowarno, saat hidup di masa new normal, masyarakat yang biasanya menggunakan transportasi umum bisa saja beralih ke kendaraan pribadi.

"Semua negara mengalami penurunan menggunakan transportasi umum. Namun, bukan berarti harus serta merta beralih penggunaan pribadi. Di Indonesia, ada kecenderungan beralih memakai sepeda motor," kata Djoko dalam keterangan resminya, Minggu (14/6/2020).

Djoko melanjutkan pemerintah perlu mengubah kebiasaan dengan mengatur pola pergerakan manusianya. Sebab, transportasi adalah permintaan turunan dari aktivitas.

"Yang harus dilakukan pemerintah adalah mengelola mobilitas warga mulai dari hulu hingga hilir dengan tetap mengutamakan transportasi umum yang didukung bersepeda dan berjalan kaki untuk perjalanan jarak pendek," kata Djoko.

"Saat ini penanganan COVID-19 dari sisi mobilitas baru sebatas di hilir saja, membatasi kapasitas 50% dan sejenisnya. Akan tetapi di hulu masih terlihat kedodoran membatasi pergerakan masyarakat dengan travel demand management (TDM). Pembagian shift jam kerja juga dapat dipakai untuk TDM," terang Djoko.

Pemerintah dalam hal ini telah mengeluarkan surat edaran (SE) untuk mengatur jam kerja bagi para institusi yang mempekerjakan ASN, BUMN, dan pegawai swasta.

Aturan itu berdasarkan Surat Edaran No 8 Tahun 2020 tentang Pengaturan Jam Kerja pada Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat yang Produktif Aman dari COVID-19 di Wilayah Jabodetabek.

"Tahap pertama atau gelombang yang pertama akan memulai pekerjaan mulai 07.00 sampai 07.30 WIB. Diharapkan dengan delapan jam kerja, maka akan mengakhiri pekerjaannya di 15.00-15.30," tutur juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19, Achmad Yurianto, Minggu (14/6/2020).

Sementara itu, Yuri menjelaskan pada gelombang kedua akan dimulai dari pukul 10.00 sampai 10.30 WIB. Ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan penumpang di transportasi publik, sehingga physical distancing tetap terlaksana dengan baik. (*)
 

 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]