Deretan Perwira TNI yang Jadi Pejabat dan Komisaris BUMN


Senin, 15 Juni 2020 - 11:05:15 WIB
Deretan Perwira TNI yang Jadi Pejabat dan Komisaris BUMN Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Sejumlah perwira TNI mendapat tempat baru di luar barak. Setelah menjadi pejabat aktif di kementerian, kini mereka masuk mengisi jabatan komisaris perusahaan negara.

Berikut sejumlah TNI aktif yang diberi jabatan di kementerian maupun komisaris BUMN oleh pemerintah. Salah satu bahkan dianggap melanggar UU.

1. Kolonel (Pas) Roy Rassy Fay M. Bait

Pertama pada 19 September 2019, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM Ignasius Jonan menunjuk perwira menengah di TNI Angkatan Udara, Kolonel (Pas) Roy Rassy Fay M. Bait sebagai Kepala Bagian Umum dan Hukum Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) ESDM.

Saat itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia IGN Wiratmaja Puja mengatakan, penunjukkan Roy Bait itu dinilai sangat penting bagi kemajuan Kementerian ESDM. Roy dipilih setelah melalui proses dan aturan yang berlaku.

"Untuk saya di BPSDM, keahlian dan pengalaman Pak Roy memang sangat diperlukan," ujar Wiratmaja saat dihubungi Tempo, Rabu, 25 September 2019.

Di hari yang sama, Ketua Komisi Pertahanan dan Intelijen DPR, Abdul Kharis Almasyhari mengkritik pelantikan Roy. Menurut Abdul, Kementerian ESDM bukanlah area yang bisa dimasuki oleh prajurit aktif sesuai dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia atau UU TNI.

“Ya jelas melanggar UU TNI,” kata Abdul yang juga politikus Partai Keadilan Sejahtera tersebut, saat dihubungi di Jakarta, Rabu, 25 September 2019. Yang dimaksud adalah pasal 47 ayat 1 dan 2 UU TNI.

Bunyi pasal 1 menyatakan prajurit hanya dapat menduduki jabatan sipil setelah mengundurkan diri atau pensiun dari dinas aktif keprajuritan.

Kemudian pasal 2 menyatakan prajurit aktif dapat menduduki jabatan pada kantor yang membidangi bidang politik dan keamanan negara, pertahanan negara, sekretaris militer Presiden, intelijen negara, sandi negara, lembaga ketahanan nasional, dewan pertahanan nasional, search and rescue (SAR) nasional, narkotik nasional dan mahkamah agung.

2. Marsekal Madya Andi Pahril Pawi

10 Juni 2020, Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Marsekal Madya Andi Pahril Pawi sebagai komisaris PT Bukit Asam (Persero) Tbk. Selain Andi, Erick juga menunjuk petinggi Polri, Irjen Carlo Brix Tewu, sebagai komisaris.

3. Laksamana Madya TNI Achmad Djamaluddin

Terakhir, Erick menunjuk Laksamana Madya TNI Achmad Djamaluddin sebagai Komisaris Utama PT Pelindo I. Selain di perseroan, perwira tinggi TNI ini juga menjabat Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional.

Erick menjelaskan keputusannya menunjuk sejumlah orang berlatar belakang aparat penegak hukum untuk menempati posisi di perusahaan pelat merah. Ia mengatakan setiap keputusannya itu didasari alasan dan kebutuhan BUMN.

"Misalnya di pertambangan terkadang ada konflik misalnya soal tanah atau perizinan yang tumpang tindih, ada juga isu sosial dengan masyarakat," ujar Erick dalam konferensi video, Jumat, 2020.

Ia mengatakan di setiap perusahaan pasti akan ditempatkan seseorang yang ahli. Misalnya ahli di industri, ahli keuangan, hingga ahli di bidang sosial. Menurut Erick, semua bidang keahlian mesti diseimbangkan, khususnya pada sektor-sektor strategis.(*)

 Sumber : republika /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 27 Juni 2020 - 15:06:23 WIB

    Harganya Anjlok 26%, Ini Deretan Saham yang Paling Babak Belur

    Harganya Anjlok 26%, Ini Deretan Saham yang Paling Babak Belur HARIANHALUAN.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi dalam sepekan ini akibat berbagai sentimen negatif yang datang dari dalam dan luar negeri. Kala kinerja IHSG minus nyaris 1%, ada saham-saham yang nilai.
  • Ahad, 12 April 2020 - 13:20:33 WIB

    Ini Deretan Pabrik Mobil dan Motor yang 'Tumbang' karena Corona

    Ini Deretan Pabrik Mobil dan Motor yang 'Tumbang' karena Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Beberapa pabrik kendaraan bermotor di Indonesia ditutup sementara akibat virus Corona (COVID-19). Pabrik mobil dan motor itu dihentikan sementara untuk mencegah penularan virus Corona..
  • Selasa, 22 Oktober 2019 - 19:21:33 WIB

    Deretan Jabatan yang Bakal Dilepas Erick Thohir

    Deretan Jabatan yang Bakal Dilepas Erick Thohir JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Erick Thohir dipastikan masuk Kabinet Kerja II. Kemarin, Pendiri Mahaka Group ini sudah datang ke Istana Negara menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Demi fokus membantu Jokowi sebagai menteri, .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]