Kenapa Taiwan Jadi Negara Terbaik Atasi Covid-19? Ini Jawabannya


Senin, 15 Juni 2020 - 15:02:08 WIB
Kenapa Taiwan Jadi Negara Terbaik Atasi Covid-19? Ini Jawabannya Alasan Taiwan menjadi negara terbaik dalam merespon COVID-19. Foto: dok.

HARIANHALUAN.COM - Taiwan dikenal sebagai negara yang berhasil menghindari ancaman keselamatan masyarakatnya dari virus Corona dan juga sukses menjaga ekonomi mereka. Hal ini menjadikannya negara terbaik dalam merespon wabah COVID-19.

Mengutip PR Week, dengan semakin banyaknya orang yang tinggal di rumah, brand-brand di Taiwan mulai menjajaki peluang baru dalam digital dan beradaptasi. Hasilnya, sementara penjualan ritel umum untuk Q1 turun 0,6% dari tahun lalu menjadi USD 30,8 miliar, perusahaan e-commerce melihat penjualan mengalami peningkatan 19,1% menjadi USD 2,7 miliar selama periode yang sama.

Apa saja yang membuat Taiwan dapat menjadi contoh baik dalam menghadapi krisis?

1. Cepat bergerak ke digitalisasi

Brand yang memulai transformasi digital dan membangun saluran penjualan online lebih awal terbukti lebih tahan terhadap terpaan pandemi.

Sejak awal wabah, bisnis dengan cepat mengubah bisnis offline mereka online dengan tujuan menciptakan peluang dan pola konsumsi baru. Sebagai contoh, Shin Kong Mitsukoshi Department Store Taiwan, yang sebelumnya meluncurkan aplikasi belanja dan pembayaran digital, dengan cepat meningkatkan platform e-commerce, bermitra dengan layanan pengiriman rumah dan mengintegrasikan data pelanggan offline mereka ke sistem CRM online.

2. Kolaborasi antar brand

Dalam lingkungan yang tidak baik seperti ini, brand harus mencari dukungan dan melihat keluar. Alih-alih melakukannya sendiri, banyak perusahaan Taiwan bermitra satu sama lain untuk mempercepat upaya transformasi digital mereka. Inilah yang dilakukan FamilyMart Taiwan ketika bermitra dengan Foodpanda untuk menyediakan layanan pengiriman dari 1.000 outlet-nya.

Jenis kemitraan ini tidak terbatas pada sektor swasta saja. Pemerintah telah bekerja sama dengan bisnis swasta untuk membantu industri yang lebih luas untuk beradaptasi dengan era digital baru.

3. Pemasaran yang lebih tersasar memanfaatkan AI

Ketika bisnis berusaha bertahan dari situasi sulit ini, mendapatkan pemahaman yang akurat tentang pelanggan dapat membuat perbedaan yang signifikan. Salah satu cara untuk melakukan ini adalah memanfaatkan AI dan pembelajaran mesin untuk membuat akuisisi pelanggan lebih efisien dan efektif. Penawaran teknologi ini dengan cepat memproses kumpulan data yang sangat besar dan menyesuaikan secara waktu nyata, memungkinkan tim untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang pelanggan mereka dan menyesuaikan perubahan perilaku.

Perusahaan dapat mencari khalayak yang lebih besar melalui iklan digital di situs penerbit menggunakan kemampuan pembelajaran mesin sehingga pesan yang lebih relevan. (*)

 Sumber : Detik.com /  Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]