Tim Medis Putuskan Jeda Pemeriksaan Bagi Harimau Liar Asal Kubung Solok


Senin, 15 Juni 2020 - 15:56:14 WIB
Tim Medis Putuskan Jeda Pemeriksaan Bagi Harimau Liar Asal Kubung Solok Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Petugas medis kehewanan di Pusat Rehabiliasi Harimau Sumatra Dharmasraya (PR-HSD), Sumatera Barat, memutuskan memberi jeda istirahat terhadap seekor Harimau Sumatra (Pantera Tigris Sumatrae) betina yang berhasil diperangkap di Nagari Gantung Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sabtu (13/6/2020).

"Harimau tersebut membutuhkan waktu istirahat yang cukup sebelum dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh terkait kondisi kesehatannya," kata Manajer Operasional PR-HSD Saruedi Simamora, di Dharmasraya, Senin (15/06).

Hal itu, lanjutnya, karena mempertimbangkan harimau yang kini diberi nama "Putri Singgulung" itu telah menempuh perjalanan cukup jauh dan mengalami luka lecet di bahagian hidung meskipun tidak memerlukan penanganan darurat.

Pihaknya mengaku telah menyiapkan kandang isolasi untuk Putri yang akan dipantau secara intensif selama dua hari ke depan guna memastikan satwa dilindungi itu dalam kondisi baik.

"Jika tidak ditemukan kondisi tidak biasa terhadap kesehatannya, maka harimau tersebut bisa segera dilepasliarkan ke alam yang aman bagi satwa maupun manusia,” jelasnya.

Terpisah, Ketua YAD Hashim Djojohadikusumo menyampaikan apresiasinya terhadap Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta semua pihak yang tetap mengupayakan penyelamatan Harimau Sumatra yang mengalami konflik dengan manusia.

“Kerja keras Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta semua pihak di masa pandemi virus Corona patut diberikan apresiasi yang tinggi dengan tetap mengupayakan penyelamatan satwa berstatus dilindungi serta tetap mengedepankan keamanan warga dari konflik manusia dan harimau yang berlangsung di banyak tempat di Pulau Sumatra,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, hingga kini Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan pihak terkait masih melakukan pencarian terhadap dua dari tiga ekor Harimau Sumatera yang diduga masih berkeliaran di kawasan Solok.

Sementara satu ekor harimau yang merupakan hewan yang dilindungi itu sudah tertangkap dikawasan Rimbo Cimoneang, Nagari Gantung Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar).

"Harimau yang sudah terperangkap, berdasarkan informasi tim dokter hewan adalah berjenis kelamin betina dengan umur berkisar 1,5 tahun," ujar Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Solok Afrilius. (*)

Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]