Vaksin Covid-19 Perdana Diprediksi tak Beri Proteksi Penuh, Ini Alasannya


Selasa, 16 Juni 2020 - 17:41:54 WIB
Vaksin Covid-19 Perdana Diprediksi tak Beri Proteksi Penuh, Ini Alasannya Ilustrasi vaksin

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Sebuah laporan baru-baru ini mengatakan bahwa kondisi perekonomian yang memburuk, sebagai dampak pandemi virus corona jenis baru (Covid-19), dapat menghasilkan vaksin yang lebih lemah atau tak sesuai harapan. 

Bloomberg melaporkan, menurut Robi Shattock, seorang profesor di Imperial College London, vaksin awal untuk penyakit ini mungkin akan memiliki keterbatasan.

"Apakah memberikan perlindungan terhadap infeksi? Apakah memberikan perlindungan terhadap penyakit? Sangat mungkin vaksin yang hanya melindungi dari peyakit parah akan sangat berguna," ujar Shattock, dilansir Fox News, Selasa (16/6).

Menurut Shattock, vaksin yang memberi dampak pada penyakit bisa dipakai meski tidak berpengaruh pada infeksi. Namun, tentunya vaksin semacam ini hanya menyebabkan rasa puas sesaat di daerah-daerah yang putus asa karena telah melakukan berbagai cara untuk mengendalikan penyebaran virus, seperti dengan lockdwon.

"Dugaanku adalah sehari setelah seseorang diimunisasi, mereka akan berpikir bisa kembali normal, Semuanya akan baik-baik saja dan tak perlu menyadari bahwa masih rentan terhadap infeksi," ujar Michael Kinch, associate vice chancellor Washington University.

Laporan Bloomberg tersebut mencatat, kalaupun nantinya ada, hanya sedikit vaksin yang 100 persen efektif. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 9 Juni lalu menyebut ada 136 vaksin yang diajukan dan 10 diantaranya dikategorikan masuk dalam tahap evaluasi klinis.

Food and Drug Administration Amerika Serikat (AS) mempertimbangkan penggunaan vaksin sebagai pencegahan keparahan penyakit jika data mendukungnya. Juru bicara badan tersebut Michael Felberbaum mengatakan, terkait lisensi, vaksin tidak akan diperlukan untuk melindungi dari infeksi.

Laporan Moderna Inc pada 11 Juni lalu mengatakan perusahaan farmasi itu menargetkan uji coba tahap akhir vaksin adalah untuk pencegahan Covid-19 yang bergejala. Ini adalah titik utama, termasuk pencegahan infeksi dan penyakit dalam kondisi parah.

"Tidak akan ada vaksin yang benar-benar sempurna, namun bisa jadi akan ada tindak lanjut pada vaksin yang tidak sempurna tersebut," jelas Kinch.
 
 

 Sumber : Republika /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 15 Juli 2020 - 19:18:24 WIB

    Vaksin Corona yang Didanai Bill Gates Manjur!

    Vaksin Corona yang Didanai Bill Gates Manjur! HARIANHALUAN.COM - Pendiri Microsoft, Bill Gates tekah mengeluarkan ratusan juta dolar untuk mengembangkan vaksin corona melalui organisasi filantropisnya, Bill & Melinda Gates Foundation. Salah satunya yang mendapatkan penda.
  • Selasa, 14 Juli 2020 - 13:04:33 WIB

    Fakta Terbaru Vaksin Covid-19 dari WHO: Tak Ada Jaminan Vaksin akan Berhasil!

    Fakta Terbaru Vaksin Covid-19 dari WHO: Tak Ada Jaminan Vaksin akan Berhasil! HARIANHALUAN.COM - Vaksin Covid-19 mungkin akan ditemukan dalam beberapa bulan mendatang. Namun vaksin tersebut belum tentu memusnahkan virus corona. Bahkan potensi terinfeksi virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan (China.
  • Senin, 13 Juli 2020 - 16:13:12 WIB

    Penelitian: Vaksin TBC Efektif untuk Cegah Virus Covid-19

    Penelitian: Vaksin TBC Efektif untuk Cegah Virus Covid-19 HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Inggris memberikan vaksin Tuberkulosis (TBC) ke ribuan anak sekolah dengan tujuan memberi proteksi dari virus corona penyebab Covid-19. Tindakan ini dilakukan berdasar fakta penelitian bahwa vaks.
  • Senin, 13 Juli 2020 - 07:49:55 WIB

    Ahli Tak Yakin Vaksin Corona Selesai Tahun Depan, Warga Diminta Lakukan Ini

    Ahli Tak Yakin Vaksin Corona Selesai Tahun Depan, Warga Diminta Lakukan Ini HARIANHALUAN.COM - Ahli pesimis vaksin virus corona yang efektif 100 persen basmi Covid-19 bakal tersedia pada 2021. Menurut epidemiologi Perancis, Arnaud Fontanet, sangat kecil kemungkinan vaksin yang ampuh bagi semua orang .
  • Ahad, 12 Juli 2020 - 12:27:35 WIB

    Doakan Ya, Ini Update Uji Coba Vaksin Corona China ke Manusia

    Doakan Ya, Ini Update Uji Coba Vaksin Corona China ke Manusia HARIANHALUAN.COM - CanSino Biologics, perusahaan China yang mengembangkan vaksin COVID-19, sedang dalam pembicaraan dengan berbagai negara soal rencana untuk meluncurkan uji coba fase III dari vaksin eksperimentalnya..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]