Benarkah Durian Bisa Meningkatkan Gairah Seksual? Simak Faktanya


Selasa, 16 Juni 2020 - 18:04:29 WIB
Benarkah Durian Bisa Meningkatkan Gairah Seksual? Simak Faktanya Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Durian bukan jenis buah yang disukai banyak orang, apalagi kalau bukan karena aroma dan rasa yang kuat. Ada yang suka dan ada yang 'cinta mati' dengan buah ini.

Hanya saja, beragam mitos soal durian pun berkembang, dari soal menyebabkan naiknya libido seseorang, menyebabkan kolesterol, sampai menyebabkan kematian. Benarkan mitos-mitos tersebut?

1. Durian meningkatkan gairah seksual
Buah berjuluk raja segala buah ini disebut-sebut bisa meningkatkan gairah seksual.

Buah ini disebut bahwa memiliki efek panas pada tubuh sehingga disebut bisa meningkatkan hasrat seksual. Benarkah mitos tersebut?

Dokter spesialis gizi klinik Siloam Hospital Semanggi, Samuel Oentoro mengungkapkan bahwa hal tersebut adalah mitos.

"Tidak ada itu meningkatkan gairah seksual," ucap Samuel ketika dihubungi CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.

Senada dengan Samuel, mengutip Malay Mail, sampai saat ini belum ada penelitian pasti yang bisa membuktikan hal tersebut.

Pemilik toko durian, Erik Ong juga mengungkapkan bahwa belum ada bukti penelitian terkait hal ini. Pada tahun 2017 lalu, pemerintah Malaysia mengungkapkan bahwa mereka akan melakukan penelitian terkait fungsi afrosidiak tersebut.

Terkait panas tubuh yang terasa usai makan durian dan dikaritkan dengan mitos meningkatkan libido, Samuel mengungkapkan bahwa hal ini terjadi akibat proses fermentasi yang terjadi pada durian.

Durian mengandung serat, karbohidrat, vitamin C, serta antioksidan dari zat aktif dalam warna buah putih dan kuning. Namun, jika durian sudah terlalu matang dan rasanya sangat manis, maka karbohidrat di dalamnya akan berfermentasi menjadi alkohol.

"Ketika karbohidrat sudah berfermentasi menjadi alkohol, saat dimakan pembuluh darah akan terbuka. Akibatnya, badan akan terasa panas. Nah, hawa panas ini diterjemahkan sebagai gairah yang meningkat. Padahal tidak seperti itu sebenarnya," ujarnya.

2. Durian menyebabkan kolesterol

Fermentasi alkohol yang terjadi dalam buah durian ini ternyata bisa berbahaya bagi kesehatan. Hal ini sekaligus menyebut anggapan bahwa durian memicu kolesterol sebagai mitos belaka.

"Jika durian sudah terlalu matang dan rasanya manis, aromanya wangi, artinya karbohidrat di dalamnya sudah berfermentasi menjadi alkohol. Ini yang membahayakan bagi tubuh, bukan kolesterol. Durian tidak mengandung kolesterol," ujar Samuel.

Alkohol yang terkandung dalam buah durian bisa membahayakan bila dikonsumsi oleh orang-orang dengan kondisi kesehatan tertentu, antara lain hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes, dan kegemukan (obesitas).

Karena itu, orang-orang dengan kondisi hipertensi, diabetes, dan kegemukan ada baiknya untuk menghindari konsumsi durian.


3. Durian tak boleh dimakan bersama kopi
Mitos lain yang beredar adalah durian dan kopi tak boleh disantap bersamaan karena berbahaya dan memicu kematian. Namun hal ini dibantah juga oleh Samuel. 

"Durian dan kopi aman dikonsumsi bersamaan, asal jumlah tak berlebihan," ucapnya.  

"Durian dengan kopi itu tidak mengeluarkan racun yang bisa dengan seketika menyebabkan kematian. Tapi kopi mengandung kafein bersifat stimulan atau merangsang otot jantung. Orang minum kopi, tekanan darah naik dan memacu denyut jantung. Ditambah dengan durian. Duriannya sehat, tapi ingat, jangan durian yang terlalu matang." kata Samuel.(*)

 Sumber : okezone /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 03 Juli 2020 - 11:46:51 WIB

    Benarkah Anak-Anak Lebih Kuat Hadapi Serangan Virus Corona COVID-19?

    Benarkah Anak-Anak Lebih Kuat Hadapi Serangan Virus Corona COVID-19? HARIANHALUAN.COM - Laporan DW Indonesia yang dikutip Jumat (3/7/2020) menyebut, dalam pandemi Corona jenis baru yang terjadi di Jerman misalnya, statistik menunjukkan, dari sekitar 9.000 kasus meninggal sejak pecahnya wabah, .
  • Ahad, 28 Juni 2020 - 19:28:55 WIB

    Sayur Bayam Bisa Sebabkan Asam Urat, Benarkah?

    Sayur Bayam Bisa Sebabkan Asam Urat, Benarkah? HARIANHALUAN.COM – Sayur bayam termasuk bahan makanan yang mengandung zat besi tinggi. Melansir Health Line, sekitar 3,5 ons (100 gram) bayam mentah bisa mengandung 2,7 mg zat besi, yang merupakan 15 persen kebutuhan zat .
  • Sabtu, 27 Juni 2020 - 09:33:31 WIB

    Makin Banyak Pria 'Tak Perkasa' Gara-gara Wabah Corona, Benarkah?

    Makin Banyak Pria 'Tak Perkasa' Gara-gara Wabah Corona, Benarkah? HARIANHALUAN.COM - Pandemi virus Corona COVID-19 memberikan dampak yang sangat luas, baik langsung maupun tidak langsung. Pemberlakuan lockdown dan berbagai pembatasan lain di berbagai belahan dunia juga berdampak pada kehidu.
  • Sabtu, 27 Juni 2020 - 07:42:58 WIB

    Gula Kelapa Lebih Sehat daripada Gula Pasir, Benarkah?

    Gula Kelapa Lebih Sehat daripada Gula Pasir, Benarkah? HARIANHALUAN.COM - Gula, meskipun rasanya enak, namun tidak baik untuk kesehatan bila dikonsumsi dalam jumlah berlebih. Meski begitu, ada alternatif yang lebih baik untuk memberi rasa manis pada makanan dan minuman..
  • Senin, 22 Juni 2020 - 07:40:04 WIB

    Benarkah Rutin Minum Teh Bikin Panjang Umur? Ini Kata Peneliti

    Benarkah Rutin Minum Teh Bikin Panjang Umur? Ini Kata Peneliti HARIANHALUAN.COM - Teh dikenal sebagai minuman yang kaya manfaat kesehatan. Sebuah studi mengungkapkan, dengan rutin mengkonsumsi teh dapat membuat hidup lebih lama atau panjang umur. Apa benar?..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]