Mendikbud: Sekolah di Zona Hijau Boleh Buka


Selasa, 16 Juni 2020 - 20:33:37 WIB
Mendikbud: Sekolah di Zona Hijau Boleh Buka Simulasi new normal tatap muka di sekolah Kabupaten Tegal (Imam Suripto/detikcom)

HARIANHALUAN.COM - Panduan protokol kesehatan 'new normal' di sekolah telah ditetapkan Mendikbud Nadiem Makarim. Namun, baru sekolah yang memenuhi kriteria tertentu saja di zona hijau yang boleh dibuka.

"Jadi pertama kabupaten kota itu harus zona hijau. Kedua, Pemda harus memberikan izin. Jadi pemdanya pun harus setuju. Dan yang ketiga, satuan pendidikan telah memenuhi... yaitu sekolahnya telah memenuhi semua ceklis (kriteria) dan yang ceklis daripada persiapan pembelajaran tatap muka," kata Nadiem dalam telekonferensi yang disiarkan di akun YouTube Kemendikbud, Senin (15/6/2020).

Masa transisi penerapan new normal di sekolah juga akan dilakukan selama dua bulan pertama. Dalam masa transisi dua bulan pertama ini, hanya jenjang pendidikan menengah ke atas, seperti SMP, MTs, SMA, SMK, MA, dan MAK yang diizinkan untuk memulai lebih dahulu. Selanjutnya, akan diikuti oleh SD, Mi, SLB, dan PAUD.

Berikut adalah protokol kesehatan 'new normal' di sekolah, dikutip dari Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di Masa Pandemi COVID-19.

1. Waktu mulai kegiatan belajar mengajar (KBM)

Masa transisi:

- SMA, SMK, MA, MAK, SMP, MTs, paling cepat Juli 2020.

- SD, MI, dan SLB, paling cepat September 2020.

- PAUD, paling cepat November 2020.

New normal:

- SMA, SMK, MA, MAK, SMP, MTs, paling cepat September 2020.

- SD, MI, dan SLB, paling cepat November 2020.

- PAUD, paling cepat Januari 2021.

2. Kondisi kelas

Masa transisi:

- Pendidikan dasar dan menengah haruslah jaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 18 peserta didik per kelas (standar 28-36 peserta didik per kelas).

- SLB, jaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas (standar 5-8 peserta didik per kelas).

- PAUD, jaga jarak minimal 3 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas (standar 15 peserta didik per kelas).

New normal:

- Pendidikan dasar dan menengah haruslah jaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 18 peserta didik per kelas.

- SLB, jaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas.

- PAUD, jaga jarak minimal 3 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas.

3. Jadwal pembelajaran

Jumlah hari dan jam belajar dengan sistem shift ditentukan oleh masing-masing satuan pendidikan sesuai dengan situasi dan kebutuhan.

4. Perilaku wajib

- Menggunakan masker kain non medis tiga lapis atau dua lapis di dalamnya diisi tisu dengan baik, serta diganti setelah dipakai selama 4 jam atau lembab.

- Cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer.

- Menjaga jarak minimal 1,5 meter dan tidak melakukan kontak fisik.

5. Kondisi medis warga sekolah

- Sehat dan jika mengidap penyakit komorbid haruslah dalam kondisi terkontrol.

- Tidak memiliki gejala COVID-19 termasuk pada orang yang serumah dengan warga satuan pendidikan.

6. Kantin

Masa transisi:

- Tidak diperbolehkan.

New normal:

- Boleh beroperasi dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

7. Kegiatan olahraga dan ekstrakurikuler

Masa transisi:

- Tidak diperbolehkan.

New normal:

- Diperbolehkan, kecuali kegiatan yang tidak memungkinkan untuk menjaga protokol pencegahan COVID-19, seperti senam lantai dan basket.

8. Kegiatan selain KBM

Masa transisi:

- Tidak diperbolehkan ada kegiatan selain KBM. Contoh, orang tua menunggu siswa di sekolah, istirahat di luar kelas, pertemuan orangtua-murid, pengenalan lingkungan sekolah, dan sebagainya.

New normal:

- Diperbolehkan dengan tetap menjaga protokol kesehatan. (*)

 Sumber : Detik.com /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]