2 Nagari di Pesisir Selatan Jadi Kampung Tangguh


Selasa, 16 Juni 2020 - 22:17:11 WIB
2 Nagari di Pesisir Selatan Jadi Kampung Tangguh Kabid Provam Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Edi Suroso, didampingi Kapolres Pesisir Selatan AKBP. Cepi Noval beserta rombongan meninjau usaha masyarakat krupuk pisang di Nagari Batu Hampa Selatan Tarusan. ( M Joni)

HARIANHALUAN.COM - Dua lokasi di Kabupaten Pesisir Selatan bakal menjadi Kampung Tangguh yaitu, Nagari Koto Rawang, Kecamatan IV Jurai dengan potensi perkebunan Kopi Mancakau, dan Nagari Batu Hampa Selatan, Kecamatan Koto XI Tarusan Pessel dengan potensi usaha masyarakat kerupuk pisang.

Kabid Provam Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Edi Suroso, didampingi Kapolres Pesisir Selatan AKBP. Cepi Noval, Kabag Ops AKBP Mirza Herwanto, Kasat Binmas AKP Gusfriandi, Kasat Intel AKP Zukri Ilham dan Kasat Lantas Polres Pessel Iptu Hendrianto, turun melihat persiapan pembentukan Kampung Tangguh Nagari Koto Rawang, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, kemarin.

Menurut Kombes Pol Edi Suroso, dihadapan Wali Nagari Koto Rawang Derijol,pihaknya mengapresiasi inovasi warga Koto Rawang telah berhasil menggali potensi nagari dengan mengolahan kopi menjadi bubuk kopi dengan khuwalitas baik.

"Diharapkan dapat dikelola secara optimal, setidaknya mampu menumbuhkan ekonomi masyarakat, terutama bagi mereka yang bergerak dalam sektor perkebunan di daerah ini," ulasnya

Wali Nagari Koto Rawang Derijol mengatakan, mayoritas sumber ekonomi masyarakat berasal dari buah kopi dan pertanian, sedangkan luas kopi diperkirakan sekitar 30 hektare. Dengan lahan seluas itu, mampu menghidupi sedikitnya 150 kepala keluarga (KK) di Nagari Koto Rawang

"Dengan hasil produksi bubuk Kopi Mancakau, penghasilan petani meningkat lima kali lipat artinya,bubuk kopi yang dikelola oleh petani cukup memiliki prosfek cerah dengan harga jual Rp 75 ribu perkg, sementara bijinya hanya Rp25 ribu," kata Derijol.

Menurutnya, usaha bubuk kopi sudah ditekuni sejak 2018 lalu, para petani diberikan perbekalan melalui pelatihan, kemudian 2019 usaha bubuk kopi di-launching oleh bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, pihaknya merasa optimis bubuk kopi Mancakau nagari Koto Rawang mampu bersaing dipasaran daerah mapun luar daerah dengan ciri khasnya gurih, enak dan harum, rasanya akan berubah menjadi wangi durian, jika biji kopi dipanen bersamaan dengan musim durian.

Kapolres Pesisir Selatan AKBP, Cepi Noval didampingi Kasat Binmas Polres Pessel Gusfriandi mengatakan, ditunjuknya Nagari Kampung Koto Rawang, Kecamatan IV Jurai dengan Kopi Mancakau dan nagari Batu Hampa Selatan dengan usaha masyarakat krupuk pisang, kemudian kesiap siagaan melawan penyebaran Covid-19, serta tangguh dalam penguatan pemberdayaan masyarakat, khususunya dalam ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19.

Usai melakukan kunjungan ke Nagari Koto Rawang, Kecamatan IV Jurai, rombongan melanjutkan ke daerah Bayang, Kecamatan Bayang untuk melihat lebih dekat pengembangan budi daya perkebunan jeruk manis milik masyarakat setempat. (*)

Reporter : M Joni /  Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]