Wow! Divonis 13 Tahun Penjara, M Nazaruddin Dapat 49 Bulan Remisi


Rabu, 17 Juni 2020 - 11:52:35 WIB
Wow! Divonis 13 Tahun Penjara, M Nazaruddin Dapat 49 Bulan Remisi Nazaruddin

HARIANHALUAN.COM - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazaruddin bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Namun Nazar belum bebas murni, melainkan mendapatkan program Cuti Menjelang Bebas (CMB).

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkum HAM Jawa Barat Abdul Aris mengatakan, program CMB Nazar mulai berlaku pada 14 Juni 2020 kemarin. Sejatinya, Nazar bebas murni pada 13 Agustus 2020.

"Pengajuan CMB Nazaruddin berlaku sejak tanggal 14 Juni 2020 dan berakhir pada tanggal 13 Agustus 2020," ujar Aris dalam keterangannya, Rabu (17/6).

Aris mengatakan, selama masa CMB, Nazar akan mendapatkan pengawasan dan bimbingan dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bandung sesuai dengan domisili penjaminnya.

Aris menyebut, Nazar juga menerima potongan hukuman, atau remisi selama masa pembinaan. Nazar memang tercatat beberapa kali menerima remisi, baik pada saat 17 Agustus maupun saat hari raya Idul Fitri.

"(Nazaruddin) Menerima remisi 49 bulan," kata Aris.

Proses Bebas

Diketahui, Nazaruddin mulai ditahan pada 2011. Hukuman Nazaruddin dalam dua kasus total 13 tahun. Sejatinya Nazar bebas pada 2024 jika tidak mendapat remisi.

Aris menyebut Nazaruddin sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

"Kegiatan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor : PAS-738.PK.01.04.06 Tahun 2020 tanggal 10 Juni 2020 tentang Cuti Menjelang Bebas (CMB) atas nama Muhamad Nazaruddin Bin Latief," kata dia.

Aris menjelaskan, pada Jumat, 12 Juni 2020, pukul 08.50 WIB Nazaruddin melaksanakan penghadapan dan serah terima pelaksanaan CMB dengan didampingi Kasi Bimkemas dan petugas Bimkemas menuju Badan Pemasyarakatan (Bapas) Bandung.

Sekitar pukul 09.15 WIB, Nazaruddin tiba di Bapas Bandung menuju Bagian Bimbingan Klien Dewasa dengan PK Bapas atas nama Budiana untuk di data atau register, selanjutnya serah terima dengan pihak Bapas Bandung.

Sekitar pukul 10.15 WIB, kegiatan pembimbingan awal warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Bapas Bandung selesai. Selanjutnya WBP menjalani CMB dengan pengawasan dan pembimbingan dari Bapas Bandung.

Pukul 10.40 WIB Nazaruddin beserta dua orang pengawal tiba kembali di Lapas Sukamiskin.

"Pada hari Minggu, 14 Juni 2020, Pukul 07.45 WIB dikeluarkan satu orang WBP atas nama M Nazaruddin untuk melaksanakan Cuti Menjelang Bebas," kata dia.

Vonis Akumulasi

Nazar diketahui divonis dalam dua kasus yang berbeda. Tak lama setelah menjabat Bendahara Umum Partai Demokrat pada 2010, setahun kemudian dia dijerat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka, yakni pada 2011.

Dia dijerat dalam kasus suap pembangunan wisma atlet (Hambalang) untuk SEA Games ke-26. Nazaruddin ditengarai meninggalkan Indonesia sebelum statusnya menjadi tersangka dan menyatakan melalui media massa bahwa sejumlah pejabat lain juga terlibat dalam kasus suap tersebut, hingga akhirnya ia tertangkap di Cartagena de Indias, Kolombia.

Nazaruddin kemudian divonis 4 tahun 10 bulan penjara. Nazar terbukti menerima suap sebesar Rp 4,6 miliar yang diserahkan mantan Manajer Pemasaran PT Duta Graha Indah (DGI) Mohammad El Idris kepada dua pejabat bagian keuangan Grup Permai, Yulianis dan Oktarina Fury.

Kemudian hukuman Nazar diperberat oleh MA menjadi 7 tahun penjara.

Tahun 2016, Nazaruddin juga didakwa mengenai gratifikasi dan pencucian uang melalui berbagai perusahaan miliknya. Dalam perkara ini Nazar divonis 6 tahun penjara. Jika diakumulasikan, hukumannya yaitu 13 tahun. (*)

 Sumber : merdeka.com /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 20 Mei 2020 - 15:24:00 WIB

    Wow! Bahar bin Smith ke Nusakambangan Menjadi Topik Terpopuler Netizen Indonesia

    Wow! Bahar bin Smith ke Nusakambangan Menjadi Topik Terpopuler Netizen Indonesia HARIANHALUAN.COM -- Keputusan Kemenkumham yang memindahkan tempat penahanan Habib Bahar bin Smith untuk sementara ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Batu Nusakambangan,  menimbulkan reaksi yang beragam di kalangan war.
  • Jumat, 17 April 2020 - 15:23:29 WIB

    Wow! Tunjangan PNS Lancar Jaya Meski Ada Corona

    Wow! Tunjangan PNS Lancar Jaya Meski Ada Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kementerian Keuangan mencatat belanja pegawai masih mengalami kenaikan dalam realisasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan hal ini terj.
  • Senin, 13 April 2020 - 22:37:23 WIB

    Wow! di Daerah Ini Warga Pendatang Dapat Bansos

    Wow! di Daerah Ini Warga Pendatang Dapat Bansos CIKARANG, HARIANHALUAN.COM -- Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akan menyalurkan bantuan selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran.
  • Jumat, 13 Desember 2019 - 11:10:07 WIB

    Wow! Ralat Pernyataan Setelah Banjir Kritik, Nadiem: UN Tidak akan Dihapus

    Wow! Ralat Pernyataan Setelah Banjir Kritik,  Nadiem: UN Tidak akan Dihapus JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Akhirnya  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, meralat pernyataannya terkait keputusannya  untuk menghapus Ujian Nasional (UN) mulai 2021. Mantan Bos Gojek itu  meny.
  • Rabu, 04 September 2019 - 11:04:55 WIB

    Wow! Cuma PDIP yang Solid Dukung Pemindahan Ibu Kota 

    Wow! Cuma PDIP yang Solid Dukung Pemindahan Ibu Kota  JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Dukungan parpol koalisi pendukung pemerintah terbelah. Cuma PDIP yang solid mendukung pemerintah soal rencana pemindahan ibu kota negara ke wilayah Kalimantan Timur (Kaltim)..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]