Seorang Tersangka Korupsi Alkes RSUD Rasyidin Ditangkap Polisi dan KPK di Bogor


Rabu, 17 Juni 2020 - 15:22:13 WIB
Seorang Tersangka Korupsi Alkes RSUD Rasyidin Ditangkap Polisi dan KPK di Bogor Iswandi Ilyas, adalah satu dari lima tersangka dugaan korupsi Pengadaan Alat Kedokteran, kesehatan dan KB RSUD dr. Rasidin Padang.

HARIANHALUAN.COM - Kapolresta Padang bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI yang bekerjasama dengan Polres Bogor menangkap satu dari lima tersangka dugaan korupsi pengadaan Alat Kedokteran, kesehatan dan KB RSUD dr. Rasidin Padang. Tersangka atas nama Iswandi Ilyas ditangkap di sebuah rumah kawasan Kampung Cipelang, Cijeruk Bogor, Provinsi Jawa Barat pada tanggal 11 Juni 2020. 

Selanjutnya dilakukan proses penjemputan tersangka oleh Polresta Padang. Sebelum ditangkap, pada tanggal 20 Agustus 2019 telah dilakukan penetapan tersangka. Kemudian terhadap tersangka pun telah dilakukan pemanggil sebanyak dua kali, berdasarkan surat panggilan Nomor: S. Pgl/206/VIII/2019/Reskrim tanggal 06 2019. Namun tersangka tidak mengindahkan panggilan tersebut.

"Kemudian pada tanggal 8 Oktober 2019 Polresta Padang mengeluarkan Daftar Pencarian Orang (DPO) dengan nomor: DPO/127/X/2019," Terang Kasat Reskrim Polresta Padang, Rico Fernanda saat ditemui wartawan di ruangannya, Rabu (17/6/2020).

Sejak diterbitkan surat DPO, kata dia, Polresta Padang terus melakukan koordinasi dengan KPK RI untuk mencari lokasi keberadaan tersangka. Barulah tanggal 11 Juni 2020, diketahui keberadaan dan persembunyian tersangka. "Pada Jumat (12/6/2020) dilakukan penjemputan untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut," ujarnya lagi.

Ditambahkannya, tersangka Iswandi Ilyas merupakan seorang pengusaha. Namun keterlibatannya dalam dugaan kasus korupsi ini, tersangka berperan sebagai penyedia alat kesehatan (Alkes) di RSUD dr. Rasidin Padang. "Kemudian terkait adanya dugaan tersangka lain, tidak tutup kemungkinan akan kami periksa. Akan tetapi, kami akan terus dalami terhadap kasus dugaan korupsi yang mengalami kerugian negara sebesar Rp5 miliar ini," tegasnya.

Sementara empat tersangka lainnya yakni yakni Artati Suryani Nomor : BP/171/IX/2019/Reskrim tanggal 14 September 2019,  Ferry Oktaviano dengan Nomor : BP/177/IX/2019/Reskrim tanggal 23 September 2019, Iskandar dengan Nomor BP : 173/IX/2019/Reskrim tanggal 18 September 2019 dan Saiful Palanjui. (*)

Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]