WNA dan TKA 'Diusir' dari Provinsi Ini


Rabu, 17 Juni 2020 - 18:28:21 WIB
WNA dan TKA 'Diusir' dari Provinsi Ini Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melarang Warga Negara Asing (WNA), Tenaga Kerja Asing (TKA) dan pekerja migran yang berada di dalam wilayah Sulteng untuk keluar dari daerah tersebut.

Begitupun sebaliknya, WNA, TKA dan pekerja migran dari luar dilarang masuk ke dalam wilayah Sulteng. Kebijakan itu untuk mencegah potensi penularan dan penyebaran COVID-19 dari para WNA dan TKA tersebut.

"Baik melalui jalur transportasi darat, laut dan udara dengan menempatkan petugas pengawas di perbatasan pintu masuk dan keluar Sulawesi Tengah," kata Gubernur Sulteng, Longki Djanggola di Palu, Rabu.

Agar pemerintah daerah tidak kecolongan, Longki menyatakan akan menempatkan para petugas di bandar udara, terminal tipe a dan b, pelabuhan laut, pelabuhan penyeberangan dan daerah perbatasan.

"Kecuali pada proyek strategis nasional di wilayah Sulteng seperti di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kota Palu, PT. IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) di Kabupaten Morowali, proyek jalan nasional di sejumlah daerah dan irigasi Gumbasa di Kabupaten Sigi," ujarnya.

Meski demikian, Longki tetap mengizinkan orang-orang yang datang dari luar negeri untuk dapat masuk ke Sulteng dengan beberapa syarat.

Pertama setiap lndividu yang datang dari Iuar negeri harus melakukan tes
Polymerase Chain Reaction (PCR) COVID-19 pada saat tiba di Sulteng bila belum melaksanakan dan tidak dapat menunjukkan surat hasil tes PCR dari negara keberangkatan.

"Kedua pemeriksaan tes PCR perjalanan orang kedatangan luar negeri dikecualikan pada Pos Lintas Batas Negara (PLB) yang tidak memiliki peralatan PCR, dengan melakukan rapid test dan menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness)," katanya.

Kebijakan itu dikecualikan untuk perjalanan orang komuter yang melalui PLBN dengan menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter di rumah sakit atau otoritas kesehatan setempat.

Kebijakan itu telah ia tuangkan dalam Surat Edaran Gubernur Sulteng Nomor: 441/306/RO.HP tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19.(*)

 Sumber : Antara /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 23 Mei 2020 - 15:52:25 WIB

    Polisi Intai WNA Pemilik Sabu 821 Kg Sejak Tahun Lalu

    Polisi Intai WNA Pemilik Sabu 821 Kg Sejak Tahun Lalu HARIANHALUAN.COM - Kabareskrim Mabes Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan pengintaaian pemilik 821 kilo sabu dari Iran telah diintai sejak Desember tahun lalu. Kedua pelaku yang ditangkap, BA dan AS, merupakan jaringa.
  • Selasa, 31 Maret 2020 - 21:48:54 WIB

    Semua WNA Akan Dilarang Masuk dan Transit ke Indonesia

    Semua WNA Akan Dilarang Masuk dan Transit ke Indonesia JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kemenkumham untuk membuat kebijakan baru terkait pencegahan penyebaran COVID-19..
  • Selasa, 31 Maret 2020 - 15:36:34 WIB

    Pemerintah Larang WNA Berkunjung dan Transit ke Indonesia

    Pemerintah Larang WNA Berkunjung dan Transit ke Indonesia BOGOR, HARIANHALUAN.COM -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk menghentikan sementara seluruh kunjungan dan transit warga negara asing (WNA) ke wilayah Indonesia. Penghentian itu dilakukan guna mencegah penularan l.
  • Kamis, 12 Maret 2020 - 07:43:35 WIB

    Pemulangan Jenazah WNA Corona yang Meninggal di RI Diurus Negara Asal

    Pemulangan Jenazah WNA Corona yang Meninggal di RI Diurus Negara Asal JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Seorang WNA yang dinyatakan positif virus corona meninggal dunia ketika menjalani perawatan di Bali. Kementerian Luar Negeri mengatakan proses pemulangan dilakukan oleh konsulat jenderal negara.
  • Selasa, 03 Maret 2020 - 20:21:51 WIB

    WNI Positif Corona, Mengapa Pemerintah Tak Larang WNA Masuk Indonesia?

    WNI Positif Corona, Mengapa Pemerintah Tak Larang WNA Masuk Indonesia? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum memutuskan pembatasan warga negara asing (WNA) masuk ke Indonesia, pasca-dua warga Depok terinfeksi virus corona (Covid-19)..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]