Begini Cara Predator Anak Buronan FBI Jerat Korbannya


Rabu, 17 Juni 2020 - 21:27:34 WIB
Begini Cara Predator Anak Buronan FBI Jerat Korbannya Buronan Federal Bureau of Investigation (FBI) Russ Albert Medlin

HARIANHALUAN.COM – Buronan Federal Bureau of Investigation (FBI) Russ Albert Medlin membayar anak-anak di bawah umur untuk melayani nafsunya. Satu orang anak dibayar Rp 2 juta.

"Untuk satu anak itu diberi upah sekitar Rp2 juta," ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus di Markas Polda Metro Jaya, Rabu 17 Juni 2020.

Harga tersebut belum termasuk komisi untuk muncikari yang membawa anak-anak tersebut, yakni perempuan berinisial A yang merupakan Warga Negara Indonesia. Yusri menambahkan, sejauh ini tidak ada dugaan Russ bagian dari sindikat pencabulan anak internasional. Tapi, dia memang seorang residivis yang pernah melakukan hal serupa tahun 2006 dan 2008 dan divonis di Nevada, Amerika Serikat.

"Tapi untuk si inisial A sendiri ini sekali membawa tiga anak itu sekitar Rp6,3 juta yang terakhir berdasarkan pengakuan daripada tersangka," ucap dia.

Sebelumnya diberitakan, petugas Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya mencokok Russ Medlin, seorang buronan dari Federal Bureau of Investigation (FBI) di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, membenarkan adanya penangkapan ini. "Benar, kami telah menangkap seorang buronan FBI," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Selasa, 16 Juni 2020.

Selama berada di Indonesia, sedikitnya ada tiga anak yang menjadi korbannya, berinisial SS, LF, dan TR. Namun, polisi hingga kini masih mendalami ada dugaan korban lainnya.

Russ merupakan buronan Interpol berdasarkan Red Notice Interpol. Berdasarkan Red Notice Interpol, Russ melakukan penipuan investasi sekitar US$722 juta atau sekitar Rp10,8 triliun, dengan menggunakan modus penipuan investasi saham, membuat, mengoperasikan, dan mempromosikan investasi dengan metode cryptocurrency skema ponzi.

Selain itu, diketahui kalau pelaku adalah residivis kasus pelecehan seksual anak di bawah umur di Amerika dan sudah didakwa dua kali pada tahun 2006 dan tahun 2008. Di mana atas kasus tersebut Russ dihukum penjara selama dua tahun oleh Pengadilan Distrik Negara Bagian Nevada, Amerika Serikat, melakukan pelecehan seksual dengan korban anak berusia 14 tahun dan menyimpan material video dan gambar dengan objek anak sebagai korban seksual. (*)

 Sumber : vivanews.com /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 04 Juli 2020 - 06:53:56 WIB

    Waspada, Begini Modus Baru Penculikan Anak

    Waspada, Begini Modus Baru Penculikan Anak HARIANHALUAN.COM – Delapan anak diduga menjadi korban penculikan oleh seorang pria tak dikenal, saat bermain di area Pasar Agung, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Beruntung, seluruh korban akhirnya berhasil diselam.
  • Sabtu, 27 Juni 2020 - 19:21:54 WIB

    Menteri Luhut Kasih Nasihat Buat Ibas Yudhoyono, Begini Isinya!

    Menteri Luhut Kasih Nasihat Buat Ibas Yudhoyono, Begini Isinya! HARIANHALUAN.COM - Dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan sempat menyinggung keberadaan Edhie Baskoro Yudhoyo.
  • Sabtu, 27 Juni 2020 - 15:31:17 WIB

    Begini Isi Nasihat Menteri Luhut ke Ibas Yudhoyono

    Begini Isi Nasihat Menteri Luhut ke Ibas Yudhoyono HARIANHALUAN.COM - Dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan sempat menyinggung keberadaan Edhie Baskoro Yudhoy.
  • Sabtu, 27 Juni 2020 - 12:25:35 WIB

    Begini Kronologi John Kei Bebas Bersyarat hingga Proses Pencabutan dari Ditjen Pas

    Begini Kronologi John Kei Bebas Bersyarat hingga Proses Pencabutan dari Ditjen Pas HARIANHALUAN.COM - John Refra alias John Kei bebas bersyarat pada Desember tahun lalu. Namun kini Ditjen Pemasyarakatan (Pas) Kemenkum HAM memproses pencabutan status pembebasan bersyarat (PB) tersebut karena John Kei di.
  • Kamis, 25 Juni 2020 - 22:51:11 WIB

    Begini Respons BI Saat Diminta Berbagi Beban Bereskan Imbas Corona

    Begini Respons BI Saat Diminta Berbagi Beban Bereskan Imbas Corona HARIANHALUAN.COM - Bank Indonesia (BI) kerap diminta untuk ikut berbagi beban (burden sharing) dalam menangani dampak wabah COVID-19. Permintaan itu belakangan sering terlontar dari anggota DPR..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]