Kenali 4 Jalur Penerimaan Calon Siswa SMP di Kota Padang


Rabu, 17 Juni 2020 - 23:42:19 WIB
Kenali 4 Jalur Penerimaan Calon Siswa SMP di Kota Padang Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP se-Kota Padang, Hakim mengatakan bahwa dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 terdapat empat jenis jalur penerimaan.

Jalur yang pertama dengan menerapkan sistem zonasi berdasarkan kelurahan, dimana kuota yang disediakan sebanyak 50 persen dari daya tampung pada masing-masing SMP sederajat di Kota Padang. Bagi masyarakat yang tinggal di perbatasan kelurahan dapat memilih maksimal dua SMP terdekat.

"Berbeda dari tahun lalu, sistem zonasi tahun ini dengan memakai zonasi kelurahan, tidak lagi memakai zonasi sekolah," katanya Rabu (17/6/2020).

Kemudian jalur yang kedua merupakan jalur prestasi dengan kuota penerimaan sebesar 30 persen. Jalur prestasi meliputi akademik maupun non akademik, prestasi akademik dilihat berdasarkan nilai siswa dari kelas empat hingga enam sekolah dasar. "Nantinya bagi calon siswa yang memilih SMP tujuan maka nilainya akan diranking, nilai tertinggi hasil perengkingan ini akan diambil sesuai kuota," katanya.

Selain itu, pada jalur prestasi, terdapat dua jenis penerimaan yakni secara luring dan daring. Secara luringnya berdasarkan sertifikat OSN dan siswa tahfiz minimal tiga juz. Bagi siswa yang memenuhi kriteria bisa mendaftarkan diri ke sekolah asal, kemudian kepala sekolah akan mendaftarkan siswa bersangkutan kepada dinas pendidikan. Pendaftaran siswa akan diseleksi, hasil penseleksian akan didistribusikan oleh dinas kepada sekolah yang dituju.

"Pendaftaran prestasi pada tahap pertama, calon siswa bebas memilih SMP tidak hanya yang berada di dalam zonasi," kata Pria yang juga merupakan Kepala Sekolah SMP 1 Padang ini.

Kemudian jalur yang ketiga adalah jalur afirmasi sebanyak 15 persen, diperuntukan bagi orang tua siswa yang memiliki ekonomi lemah disertai surat pendukung yang terdaftar di dinas sosial dan datanya sudah diinput pada dinas pendidikan.

Terakhir, kuota sebesar lima persen bagi calon siswa yang orang tuanya pindah daerah atau domisili dengan minimal satu tahun. "Jika ada orang tua siswa pindah kota, contoh dari Solok ke Padang, maka siswanya boleh sekolah di Padang asalkan minimal domisili orang tuanya selama satu tahun," tutup Hakim. (*)

Reporter : Metria Indeswara /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]