Keberangkatan Haji Dibatalkan Tahun Ini, Kemenag Pasaman Sosialisasi ke Masyarakat


Kamis, 18 Juni 2020 - 19:23:43 WIB
Keberangkatan Haji Dibatalkan Tahun Ini, Kemenag Pasaman Sosialisasi ke Masyarakat Kemenag Kabupaten Pasaman, Dedi Wandra saat memimpin rapat sosialisasi pembatalan keberangkatan haji tahun 2020.

HARIANHALUAN.COM - Dibatalkannya keberangkatan haji pada tahun 2020 atau 1441 Hijriah akibat pandemi Covid-19 ini menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Akibat kebijakan itu, banyak hujatan dialamatkan kepada Kementerian Agama. Menyikapi hal tersebut, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasaman menggelar sosialisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) nomor 494 tahun 2020 tentang pembatalan keberangkatan haji pada tahun ini. 

"Sosialisasi ini diikuti para penyuluh agama Islam PNS dan Non PNS, Kepala KUA, madrasah dan organisasi masyarakat," ujar Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pasaman, Dedi Wandra, Kamis (18/6/2020).

Ditiadakannya pemberangkatan jemaah haji Indonesia di tahun ini, banyak memunculkan beragam pendapat di tengah masyarakat. Bahkan, ragam pendapat itu cenderung menghakimi dan tendesius. "Sosialisasi KMA tentang pembatalan keberangkatan haji tahun 1441 H/2020 M dilaksanakan agar masyarakat bisa memahami dengan jelas maksud dan tujuan dari pemerintah, bukan ada maskud lain," katanya. 

Pria jago pantun ini menambahkan, keputusan itu diambil oleh pemerintah dalam rangka mengutamakan keselamatan dari jemaah haji Indonesia sehingga tidak terpapar virus korona (Covid-19). Pasalnya, hingga saat ini pandemi Covid-19 belum bisa dikendalikan. "Pemerintah dalam hal ini Menteri Agama tidak akan mengorbankan keselamatan jiwa jemaah haji, maka diputuskan ditiadakan keberangkatan pada tahun ini.  Keputusan ini sudah melewati kajian yang matang," imbuhnya. 

Dedi Wandra pun meminta seluruh jajarannya, tidak terkecuali para penyuluh agama agar turun tangan menetralkan opini negatif ditengah masyarakat terkait pembatalan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Dikatakannya, seorang penyuluh agama harus bisa memberikan penjelasan yang baik kepada masyarakat agar tidak menimbulkan pendapat maupun pemikiran yang semata-mata menyalahkan pemerintah. Menurutnya, pembatalan keberangkatan haji sudah tepat.

"Ada yang menuding, menyudutkan, menyalahkan bahkan menghujat Kemenag, maka melalui sosialisasi KMA yang telah kita gelar, benar-benar bisa disimak dan nantinya disampaikan kemasyarakat," ujar Dedi. 

Menurutnya, akan banyak persoalan yang muncul jika ibadah haji tetap dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19 belum mereda. Sesuai protokol kesehatan WHO, para jemaah haji itu nantinya akan dikarantina terlebih dahulu jika CJH itu tetap diberangkatkan. 

Kepala seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Pasaman, Edy Ridwan menyebutkan, bahwa pihaknya telah menyampaikan KMA ini kepada calon jemaah haji Pasaman. "Sejauh ini tidak ada persoalan berarti, mereka dapat menerima keputusan dengan lapang dada dan memaklumi," ujarnya. (*)

Reporter : Yudhi Lubis /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]