Kasus Covid-19 Melonjak Lagi, Ini Penjelasan Epidemiolog


Jumat, 19 Juni 2020 - 10:54:55 WIB
Kasus Covid-19 Melonjak Lagi, Ini Penjelasan Epidemiolog Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Lonjakan kasus positif Coronavirus Disease (Covid-19) di Indonesia kembali mencatat rekor tertinggi. Terdata, ada penambahan kasus sebanyak 1.331 pada Kamis 18 Juni 2020 hingga pukul 12.00 WIB. Dengan demikian, total kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mencapai angka 42.762.

Epidemiolog dari Universitas Airlangga (Unair), Laura Navika Yamani memprakirakan Indonesia belum mencapai puncak Covid-19, meskipun kasusnya melonjak hingga 1.331. Sebab, hingga saat ini belum ada penurunan angka kasus Covid-19 di Indonesia.

"Saya rasa masih belum bisa dikatakan sebagai puncak karena kasus masih terus naik. Jadi, bisa dikatakan sudah melewati masa puncak ketika jumlah kasus melandai secara konsisten," kata Laura kepada Okezone, Jumat (19/6/2020). 

"Jadi, ke depannya jika masih terus di angka 1.000, kemungkinan belum mencapai puncaknya," sambungnya.

Laura berharap angka kasus positif Covid-19 di Indonesia melonjak hanya pada pekan ini. Pada minggu selanjutnya, diharapkan Laura, sudah terjadi penurunan kasus karena penyebarannya telah terlacak.

"Dan mudah-mudahan kasus yang ditemukan mendekati kondisi real yang ada di masyarakat, artinya semua kasus positif sudah terjaring. Dan jika memang seperti itu, maka rantai penularan Covid dapat diputus," ucapnya.

Laura menilai pemerintah sudah cukup masif melakukan pemeriksaan serta pelacakan penyebaran virus corona di Indonesia. Ia meminta agar ke depannya pemeriksaan terhadap spesimen terus digencarkan.

"Saya rasa sudah cukup masif untuk menjaring kasus positif di masyarakat tetapi perlu ekstra lagi karena sudah dilakukan pelonggaran PSBB," ucapnya.

Hingga Kamis, 18 Juni 2020, pemerintah total telah melakukan pemeriksaan terhadap 580.522 spesimen terdiri dari RT-PCR sebanyak 557.831 dan 12.691 TCM. Dari pemeriksaan spesimen tersebut, hasil akumulatif terhadap spesimen yang negatif sebanyak 315.897.

Sementara itu, hasil spesimen yang menunjukkan positif Covid-19 sebanyak 42.762. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 1.332 kasus. Angka itu merupakan yang tertinggi selama virus corona mewabah di Indonesia.

Jumlah pasien sembuh juga mengalami penambahan sebanyak 555 orang, sehingga totalnya menjadi 16.798 orang. Untuk kasus meninggal dunia totalnya menjadi 2.339, setelah mengalami penambahan sebanyak 63 orang.

Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengakui bahwa memang masih banyak penularan virus corona di tengah maayarakat. Oleh karena itu, kata Yurianto, tidak ada pilihan lain kecuali mematuhi protokol kesehatan, serta membudayakan untuk menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan.

"Karena inilah yang disebut dengan penyesuaian kebiasaan yang baru, inilah adaptasi kebiasaan kita yang baru. Dengan cara ini kita akan masih bisa menjaga produktivitas kita, oleh karena itu yang harus ada dalam pemikiran kita semuanya yang pertama aman, pastikan kita aman dari tertular Covid-19, pastikan aman dan kita bisa berproduktif seperti sediakala," kata Yurianto saat menggelar konpers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Kamis, 18 Juni 2020.*)

 Sumber : okezone /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]